Aplikasi Pemenangan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pengadaan Kapal Angkut Tank Kontribusi Kemhan Dukung Industri Pertahanan

  • Oleh ANTARA
  • 04 Maret 2021 - 23:41 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Pengadaan dua kapal angkut tank yang baru diluncurkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Batam, Rabu 3 Maret 2021 merupakan wujud kontribusi Kementerian Pertahanan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan (inhan) nasional.

Dua Kapal Angkut Tank AT-8 dan AT-9 itu merupakan hasil kerja sama Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks.

"Pembangunan kapal angkut tank ini merupakan wujud kontribusi Kemhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri," kata Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari saat peluncuran kapal di Batam.

Pada akhirnya bisa meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi nasional akibat pandemi global COVID-19.

Karenanya saya mengharapkan agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk mampu berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri," ujarnya.

Dia juga mengharapkan kedua kapal itu akan meningkatkan performa pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut. Karena itu Donny meminta agar kapal pengangkut tank dapat diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh dan terseleksi melalui tata kelola sumber daya manusia yang baik.

"Sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat dilakukan secara optimal, disertai dengan manajemen yang tepat agar dapat menjalankan fungsi pangkalan dengan baik dalam hal pemeliharaan serta perawatan, sehingga kapal-kapal angkut tank ini dapat beroperasi secara berkesinambungan," katanya pula.

Kedua kapal angkut tank produksi PT Bandar Abadi tersebut diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. KRI Teluk Weda diambil dari nama sebuah teluk yang terletak di Halmahera Tengah, Kecamatan Weda Tengah, Maluku Utara terkenal akan keindahan taman bawah laut yang menakjubkan dengan kehidupan ikan yang melimpah salah satunya spesies hiu kaki langka.

Sedangkan KRI Teluk Wondama diambil dari nama teluk yang terletak di daerah Kepala Burung Papua yang merupakan surga terapung di sebelah Raja Ampat.

Menanggapi penamaan itu, perwira tinggi peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara 1988 ini kegiatan penamaan dan peluncuran kapal merupakan salah satu milestone pembangunan kapal yang menandai pertama kalinya kapal berada di air, sehingga menjadi tradisi angkatan laut seluruh dunia untuk mengacarakannya.

Berita Terbaru