Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Waspada! Demam Babi Afrika Mulai Melanda Beberapa Desa di Barito Timur

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 21 Januari 2022 - 05:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika mulai menyerang babi di Kabupaten Timur. Kasus ini mulai terdeteksi setelah terjadi banyak kematian ternak babi di Desa Tangkan dan Desa Ampari Kecamatan Awang beberapa waktu lalu.

ASF adalah penyakit pada babi yang sangat menular dan dapat menyebabkan kematian pada babi hingga 100 persen sehingga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Virus ini juga sangat tahan hidup di berbagai lingkungan serta relatif lebih tahan terhadap disinfektan.

Babi yang terserang ASF menunjukkan gejala demam tinggi, kemerahan pada kulit terutama moncong dan telinga, sesak nafas, nafsu makan hilang, kejang-kejang dan pada akhirnya mengalami kematian.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Mishael mengungkapkan, dari hasil tracing dan wawancara dengan Kepala Desa Tangkan, diduga keras virus ASF yang menyerang babi di desa tersebut berasal dari daging babi yang dibeli dari Palangka Raya oleh salah seorang warga Desa Tangkan.

"Petugas Laboratorium Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Kalimantan Tengah bersama dengan staf Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur sudah mengambil sampel darah, tempat pakan dan kotoran babi di Desa Ampari. Dari hasil uji laboratorium, babi yang diambil sampelnya dinyatakan positif terjangkit virus ASF," jelasnya di Tamiang Layang, Kamis, 20 Januari 2022.


Untuk mengatasi masalah tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kalimantan Tengah mengirim bantuan berupa serum konvalesen sebanyak 1.000 dosis, formades 20 liter , vitamin dan hand sprayer.

"Kami sudah melakukan penyuntikan serum konvalensen ASF pada ternak babi dan penyemprotan desinfektan ke kandang, peralatan makan minum dan lingkungan rumah di Dusun Peho Desa Wungkur Nanakan, Desa Tangkan, Desa Ampari, Desa Apar Batu dan Desa Pianggu sekaligus sosialisasi pencegahan penyebaran virus ASF," tutur Mishael. (BOLE MALO/B-7) 

Berita Terbaru