Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kepulauan Riau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Peningkatan Infrastruktur Jalan di Lokasi Food Estate

  • Oleh Donny Damara
  • 08 April 2022 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mengapresiasi peningkatan infrastruktur jalan yang dilakukan oleh pemerintah di lokasi food estate khususnya Kabupaten Pulang Pisau.

Pasalnya, saat ini kondisi infrastruktur di lokasi food estate di Kabupaten Pulang Pisau dalam kondisi mantap dan mulus. "Saat berkunjung kesana baru-baru ini kami melihat jalan sudah bagus, dan kami juga tidak menyangka pengerjaan jalan itu berjalan cepat dengan hasil maksimal," kata Wiyatno, Jumat, 8 April 2022.

Tidak lupa dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan balai pelaksana jalan nasional wilayah Kalteng yang telah mewujudkan impian masyarakat, dengan begitu infrastruktur jalan di wilayah tersebut dapat dilewati dengan aman dan nyaman oleh masyarakat. "Ini sangat luar biasa," ucapnya.

Dia menjelaskan, dengan adanya peningkatan ruas jalan dan sejumlah jembatan, akan membuat kegiatan pertanian di kawasan food estate khususnya Pulang Pisau bisa semakin meningkat. Dengan begitu tujuan pemerintah menjadikan Kalteng sebagai salah satu kawasan ketahanan pangan atau lumbung pangan nasional dapat terwujud.

"Tidak hanya jalan, tapi jempatan juga sudah dibenahi dengan baik. Jempatan yang sebelumnya terbuat dari kayu kini sudah cor beton. Dengan infrastruktur yang baik tentu akan memudahkan aktivitas para petani di kawasan food estate. Sehingga, nantinya tidak hanya menguntungkan petani saja, tapi juga daerah, khususnya Pulang Pisau dan Kapuas," sebutnya.

Dia mengungkapkan, Pemprov Kalteng Kalteng telah mengalokasikan anggaran untuk program multiyears jalan dengan nilai hampir Rp 230 miliar, yang selanjutnya digunakan untuk empat paket kegiatan pembangunan infrastruktur, yakni dari Pulang Pisau menuju Kanamit hingga Pangkoh, dan dua kegiatan di Pandih Batu menuju Bahaur, serta satu paket di daerah non pasang surut.

Anggaran yang dikucurkan itu, masih belum termasuk peningkatan jalan dan jembatan dari pemerintah pusat dengan nilai anggaran mencapai Rp 500 miliar. Dengan demikian, pemerataan dapat dilakukan, dan anggaran dari kabupaten bisa dialihkan ke wilayah lain.

"Tentu kami sangat mengapresiasi penyelesaian pembangunan ruas jalan sepanjang 50 kilometer dengan lebar lima meter itu. Tidak hanya jalannya saja yang diperhatikan, namun juga dilengkapi lampu penerangan berjarak 100 meter. Jadi sekarang tinggal bagaimana infrastruktur yang sudah dan sedang dibangun oleh pemerintah pusat di kawasan food estate ini, bisa sama-sama kita jaga," imbuhnya. (DONNY D/B-5)

Berita Terbaru