Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Legislator Ini Sebut Air Sungai di Kalteng Sudah Tercemar, Perlu Penanganan Pemerintah

  • Oleh Donny Damara
  • 06 Agustus 2022 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng Purman Jaya menyebut sebagaian besar air sungai di wilayah Kalteng ini sudah tercemar atau semakin keruh. Hal ini diyakini akibat aktivitas pertambangan baik batu bara, emas, penebangan liar, maupun pembukaan lahan perkebunan.

Dia menjelaskan, akibat keruh atau tercemarnya air sungai tersebut membuat tidak lagi bisa dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat yang memang menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga, memerlukan beberapa penyaringan agar bisa dikonsumsi.

"Contohnya seperti air di DAS Barito, disana cukup parah tingkat tercemarnya warna air yang keruh pekat menjadi tidak bisa dikonsumsi masyarakat secara langsung, tidak seperti dulu. Sekarang ini masyarakat harus beberapa kali melakukan penyaringan agar bisa dikonsumsi," ujarnya, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Dia mengatakan, hal itu perlu penanganan pemerintah untuk melakukan berbagai upaya untuk memulihkan kembali air sungai yang tercemar tersebut khususnya di wilayah DAS Barito, terutama pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan II  selaku pelaksana jaringan sumber air Kalteng.

"Selain itu, untuk memulihkan kembali air sungai ini perlu kerjasama atau merupakan pekerjaan bersama semua pihak serta seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Sehingga, keberadaan air sungai yang menjadi kebutuhan itu bisa kembali dinikmati," tuturnya.

Dia menerangkan, hingga saat ini masih banyak ribuan penduduk khususnya yang tinggal di wilayah bantaran sungai di Kalteng bergantung hidup dan sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan atau konsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, fungsi sungai tanpa adanya pencemaran sangat penting dipulihkan.

"Masyarakat sangat mengharapkan air sungai yang bersih tanpa adanya pencemaran, ini tentu menjadi pekerjaan yang harus dijalankan pemerintah dan semua pihak untuk memulihkannya, agar masyarakat bisa mudah mendapatkan air bersih layak konsumsi untuk kebutuhan," imbuhnya. (DONNY D/B-5)

Berita Terbaru