Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Kotabaru Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Lahan pada Instansi Pemerintah dan Fasilitas Umum di Bapinang Hulu Belum Bersertifikat

  • Oleh Noor Annisa
  • 12 Agustus 2022 - 01:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Lahan pada sejumlah instansi pemerintah hingga fasilitas umum yang ada di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum bersertifikat.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Desa Bapinang Hulu, Sugianur sebagai bahan pertimbangan Pemkab Kotim dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim untuk ditindak lanjuti.

"Untuk saat ini kantor desa, kantor camat dan beberapa kantor lain termasuk kantor KUA belum bersertifikat," sebutnya, Kamis, 11 Oktober 2022.

Dia menambahkan, selain itu, fasilitas umum seperti sekolah, masjid hingga kuburan muslim yang ada di sana, juga belum memiliki sertifikat.

"Karena memang Bapinang Hulu merupakan pusat pemerintahan. Kami berharap ada program khusus untuk fasilitas umum ini nantinya agar mendapatkan sertifikat," harapnya.

Diketahui bahwa Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotim ini sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan HPK. Sehingga perlu dilakukan pembebasan lahan terlebih dahulu sebelum dibuatkan sertifikat.

Terpisah, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim, Jhonsen Ginting memberikan tanggapannya terkait persoalan tersebut. 

"Bisa diurus secara mandiri atau melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)" terangnya, Kamis, 11 Agustus 2022.

Dia menambahkan, pada tahun 2022, Bapinang Hulu hanya kebagian program redistribusi saja, yang mana program tersebut hanya ditujukan untuk masyarakat, tidak untuk lahan instansi pemerintah dan fasilitas umum. 

Sementara itu, program redistribusi tidak bisa dilakukan bersamaan dengan PTSL. Sehingga, untuk mendapatkan sertifikat harus menunggu program PTSL pada tahun berikutnya.

"Jadi redistribusi dan PTSL ini tidak bisa berbarengan, harus satu persatu. Kami selesaikan redistribusi ini dulu, baru nanti kita masukan ke program PTSL berikutnya," pungkasnya. (NOOR ANNISA/B-7)

Berita Terbaru