Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pesawaran Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Saling Maafkan, Kedua Tim Lapang Dada Pemain Disanksi ini

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 14 Agustus 2022 - 22:31 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sikap kastria ditunjukkan kedua tim antara RSSI Fs versus PS Samuder dengan saling memaafkan dan kedua tim lapang dada pemainnya diberi sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) atau Banding Panitia Turnamen Sepak Bola Agustiar Cup 2022, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Agustiar Cup Kobar, Ahmadi Riansyah menyampaikan hasil rapat yang dilakukan oleh Komdis dan panitia pasca terjadinya kericuhan, dua pemain dari dua tim yang memicu keributan awal diberikan sanksi larangan bermain beberapa laga.

"Setelah kita melakukan rapat, melihat video rekaman dan saksi di lapangan, Komisi Disiplin pertandingan memutuskan memberikan sanksi kepada 1 pemain dari tim RSSI FC berupa larangan bermain selama dua kali pertandingan. Kemudian 1 pemain dari Tim PS Samudera diberi sanksi larangan bermain satu kali pertandingan," ujar Ahmadi saat dikonfirmasi Borneonews, Minggu, 14 Agustus 2022.

Disebutkan, kedua pemain yang diberi sanksi merupakan pemain inti dari kedua belah tim, sehingga merugikan timnya.

"Memang kalau dilihat kronologisnya, pemain PS Samudera ini terpancing atas ulah pemain RSSI FC, namun karena juga membalas, sehingga keduanya diberi sanksi. Tetapi tetap lebih berat pada siapa yang memulai insiden," jelasnya.

Ahmadi mengungkapkan kejadian kericuhan kedua tim yang terjadi pada beberapa waktu lalu telah selesai. Artinya kedua belah pihak tim sudah saling memaafkan dan lapang dada menerima sanksi yang diberikan Komdis Pertandingan.

"Surat penjatuhan sanksi, telah disampaikan kepada kedua manajer tim. Sehingga harapan kami hal ini tidak terjadi lagi," tuturnya.

Terpisah, manajer tim PS Samudera Sapriansyah menyampaikan pihaknya menerima dengan lapang dada atas sanksi yang diberikan oleh Komdis pertandingan. Sehingga, diharapkan hal serupa tidak terjadi lagi dalam turnamen Sepak Bola di Kobar.

"Kami tidak ingin sepak bola di Kobar terciderai oleh pemain tidak profesional, mari kita sama - sama junjung Sprotititas, jaga nama baik daerah," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan manajer tim RSSI FC dr Fachruddin bahwa pihaknya menerima sanksi dari Komdis dan siap menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

"Kami menerima sanksi yang diberikan, dan tim RSSI FC akan tetap konsisten mengikuti pertandingan di Kobar dan luar Kobar," ungkapnya.

Target juara bukan hal utama, tapi bagaimana giat sepak bola di Kobar semakin maju. Kemudian saat ini pihaknya fokus pada pertandingan selanjutnya yaitu di 16 besar.

"Semoga semua tim bisa menjaga sportifitas, mari kita perlihatkan permainan yang indah dan berkualitas dan hal ini jangan sampai terjadi lagi," pungkasnya.  (DANANG/B-11)

Berita Terbaru