Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Konawe Utara Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Begini Kata Imam Raharja saat Rapat Evaluasi Uji Coba Jembatan Pile Slab

  • Oleh Budi Yulianto
  • 24 September 2022 - 06:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Jasa Raharja Cabang Kalimantan Tengah, Imam Raharja menghadiri Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) tentang Evaluasi Pelaksanaan Uji Coba Jembatan Pile Slab Penda Barania Pulang Pisau. Rapat bersama instansi terkait itu digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Jumat, 23 September 2022.

Imam berharap, jembatan itu bisa menjadi penyambung atau penggerak ekonomi, terlebih untuk masyarakat sekitar. Ia juga menyampaikan kepada pengguna jalan maupun masyarakat setempat agar tetap memerhatikan keselamatan.

“Jangan ngebut, karena tujuanmu menantimu dengan sabar. Berkendaralah dengan aman,” pesannya dalam keterangan tertulis.

Sejauh ini, Jasa Raharja telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan. Termasuk langkah-langkah cepat yang harus dilakukan ketika terjadi suatu peristiwa kecelakaan lalu lintas. Salah satunya berkaitan dengan pemberian santunan.

“Periode Januari sampai dengan Agustus 2022, Jasa Raharja sudah menyampaikan santunan sebesar 13,4 miliar rupiah untuk korban kecelakaan dan ahli waris korban kecelakaan di Kalteng,” tuturnya.

Sekadar diketahui, rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy. Turut hadir dalam kegiatan itu aparat kepolisian, Satpol PP, Balai Pengelola Jalan Nasional, Balai Pengelola Transportasi Darat dan perangkat desa terkait.

“Saya berharap, kita dapat bersinergi terhadap penertiban di atas Jembatan Penda Barania, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” ucap Dedy.

Pada rapat itu, peserta mengusulkan patroli pada jam-jam tertentu. Sebab, saat ini ada yang menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat nongkrong hingga mengundang pedagang datang untuk berjualan. Kondisi ini dinilai rawan menimbulkan kemacetan. Bahkan lebih dari itu, juga rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Selain patroli, usulan lainnya yakni membuat spanduk imbauan, pos pantau dan memfungsikan kembali jalan yang ada di bawah jembatan untuk dipergunakan mobil angkutan barang. Hal itu supaya akses ke Desa Penda Barania tetap terlayani dengan baik. (BUDI/B-7)

Berita Terbaru