Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Solok Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tim Gabungan Obrak-abrik Rutan Buntok

  • 18 April 2016 - 14:28 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Tim gabungan terdiri dari aparat kepolisian Polres Barito Selatan, Polsek Dusun Selatan dan Kodim 1012/Buntok mengobrak-abrik Rumah Tahanan (Rutan) Buntok dalam razia peredaran narkoba. Senin (18/4/2016).

Kapolres Barsel AKBP Sukron melalui Kabag Ops Kompol Joko Agung didampingi Kasat Reskrim Ahmad Budi Martono dan Kasat Narkoba Iptu Pendi Simanjuntak mengatakan. razia atau pengeladahan di rutan ini merupakan salah satu rangkaian Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) Telabang 2016.

'Kita melakukan pemeriksaan terhadap tahanan wanita umum maupun tahanan narkoba. Mereka satu persatu kita periksa baik dipakaian maupun benda-benda yang mencurigakan,' kata Joko Agung kepada Borneonews disela-sela razia di Rutan Buntok, Senin (18/4/2016).

Ia mengungkapkan, razia tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Sejumlah petugas gabungan masuk secara tiba-tiba ke dalam lapas dan memeriksa satu per satu bilik tahanan, termasuk menggeledah barang bawaan narapidana. 

Razia itu, lanjut dia, mulai dari pukul 10.00 WIB berakhir pukul 13.15 WIB. Seluruh tahanan pun satu persatu digeledah. Namun tidak ditemukan narkoba serta benda-benda mencurigakan. 

'Seluruh ruang tahanan dan para narapidana kita periksa dan geledah, namun kita tidak menemukan narkoba serta barang-barang yang mencurigakan,' ungkapnya.

Usai penggeladahan, lanjut dia, pihaknya melakukan tes urin kepada seluruh penghuni rutan. Namun lagi-lagi hasilnya tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba. 

Saat disinggung apakah razia yang dilakukan ini telah bocor, ia enggan menanggapi serius. 'Ya, bisa saja bocor atau memang Rutan Buntok bersih dari peredaran narkoba,' katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Rutan Buntok Hidayat sangat mendukung apa yang dilakukan oleh tim gabungan ini.

'Pihak kepolisian begitu datang ke rutan membawa personel banyak dan mereka berkoordinasi dengan kita mau melakukan razia. Kita sangat mendukung dan berterima kasih kepada mereka,' ucapnya.

Ia pun membantah jika razia yang dilakukan ini telah bocor. Sebab mereka berkoordinasi kurang lebih 30 menit sebelum melakukan razia. (URIUTU DJAPER/m)

Berita Terbaru