Suara Rakyat Kalimantan
www.borneonews.co.id
 

150 Personel dan 3 Alat Berat Bakal Berantas Warung Remang

Tim terpadu akan menertibkan lokasi prostitusi. Tampak salah satu lokasi yang diindikasikan menjadi tempat prostitusi terselubung di Jalan A Yani, Pangkalan Bun. BORNEONEWS/KOKO SULISTYO
Tim terpadu akan menertibkan lokasi prostitusi. Tampak salah satu lokasi yang diindikasikan menjadi tempat prostitusi terselubung di Jalan A Yani, Pangkalan Bun. BORNEONEWS/KOKO SULISTYO

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyal 150 personel TNI-Polri dan tiga alat berat akan dikerahkan dalam penertiban lokasi prostitusi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Jumlah itu di luar personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, SKPD yang terkait serta ormas pemuda dan ormas islam.(1/6/2016).

"150 personil dan tiga alat berat akan kita kerahkan dalam operasi penertiban lokasi prostitusi, jumlah tersebut di luar Satpol dan SKPD serta ormas," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Gusti M. Nur Aini,  saat rapat evaluasi penertiban lokasi prostitusi di Aula Dinsos, Jumat (20/5/2016).

Menurut Aini, untuk Kabupaten Kotawaringin Barat ada tiga titik yang bakal menjadi sasaran, yakni di Desa Pasir Panjang (Dukuh Mola), Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, dan di Kecamatan Pangkalan Lada, Desa Purbasari.

"Termasuk sedikit di Kecamatan Arsel yakni Jalan A. Yani Simpang Kodok," ungkap dia.

Sebelum pelaksanaan penertiban dilaksanakan tim terpadu akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang akan menjadi sasaran. Pemetaan dipandang perlu dilakukan guna mengantisipasi salahnya sasaran eksekusi pembongkaran yang dilaksanakan.

"Selasa, 24 Mei ini akan kita lakukan evaluasi lapangan untuk menentukan titik eksekusi," tegas Aini.

Ia juga mengatakan, titik-titik baru yang informasinya masuk ke tim terpadu yakni di Desa Sumber Agung juga akan dilakukan pemetaan. 

" Kita juga mendapatkan informasi bahwa di Sumber Agung ada indikasi praktek prostitusi, kita akan koordinasikan dengan camat untuk memanggil mereka ke Kecamatan Pangkalan Lada untuk diberikan sosialisasi," pungkas Aini. 

Aini menegaskan, titik utama pelaksanaan eksekusi akan diprioritaskan di Jalan A.Yani, Simpang Kodok, baru titik-titik berikutnya akan dilakukan secara bertahap. (KOKO SULISTYO/m)

Berita Terkait

Pemkab Kerahkan 300 Personil Bongkar Lokasi Prostitusi

Pemkab Kerahkan 300 Personil Bongkar Lokasi Prostitusi

kobar - pemerintah kabupaten kotawaringin barat mengerahkan sebanyak 300
Alat Berat Ratakan 26 Bangunan Mesum di Simpang Kodok

Alat Berat Ratakan 26 Bangunan Mesum di Simpang Kodok

pangkalan bun - sebanyak 26 bangunan yang menjadi lokasi
Antisipasi Eksodus Penghuni Lokasi Prostitusi ke Barakan

Antisipasi Eksodus Penghuni Lokasi Prostitusi ke Barakan

pangkalan bun - tim terpadu, tni-polri, satpol pp dan
Warung Remang Desa Sumber Agung Ditertibkan

Warung Remang Desa Sumber Agung Ditertibkan

pangkalan lada - gaung penutupan lokalisasi yang ditabuh pemerintah
Pemerintah Harus Antisipasi Penyebaran PSK Pasca Penggusuran Simpang Kodok

Pemerintah Harus Antisipasi Penyebaran PSK Pasca Penggusuran Simpang Kodok

pangkalan bun - penggusuran lokasi prostitusi liar simpang kodok,
Penertiban Lokasi Prostitusi Simpang Kodok Ricuh

Penertiban Lokasi Prostitusi Simpang Kodok Ricuh

pangkalan bun - penertiban bangunan di lokasi prostitusi simpang
Jelang Ramadan Prostitusi Terselubung di Pangkalan Bun Park Harus Dihentikan

Jelang Ramadan Prostitusi Terselubung di Pangkalan Bun Park Harus Dihentikan

pangkalan bun - menjelang ramadan, segala aktivitas prostitusi liar
Tim Terpadu Penutupan Lokasi Prostitusi Lakukan Survei

Tim Terpadu Penutupan Lokasi Prostitusi Lakukan Survei

pangkalan bun - tim terpadu penertiban lokasi prostitusi di
Ada Apa dengan Kalimati Baru? Belum Ada Tanda-tanda Bakal Ditutup

Ada Apa dengan Kalimati Baru? Belum Ada Tanda-tanda Bakal Ditutup

pangkalan bun - meski kementerian sosial dan sejumlah pihak
DPRD Barito Utara Dukung Penutupan Lokalisasi Merong

DPRD Barito Utara Dukung Penutupan Lokalisasi Merong

borneonewsi, barito utara - dprd kabupaten barito utara  mendukung program