Tanaman Hias di Sampit Jadi Sasaran Pencuri

  • Oleh M. Rifqi
  • 23 Mei 2016 - 16:58 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bunga di median jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, banyak yang hilang akibat aksi pencurian yang belakangan semakin marak. Dinas Pertamanan Tata Kota dan Kebersihan  Kotim merisaukan banyaknya tanaman hias yang dikembangkan di median jalan rusak ataupun dicuri.

Kepala Dispertasih Kotim Juanda, mengatakan pihaknya sering mendapati tanaman hias di median jalan, taman kota, dan bundaran yang hilang dicuri maupun dirusak orang tak dikenal. Adapun tanaman hias yang banyak dicuri, seperti jenis bunga mawar, anggrek, dan jenis tanaman hias lainnya.

“Tanaman hias yang banyak dicuri paling banyak ditemukan di kawasan Bundaran Belanga, Jalan Jenderal Sudirman Sampit,” kata dia, Senin (23/5/2016).

Selain dicuri, sambung Juanda, sebagian kecil tanaman hias di median jalan dan bundaran diduga juga ikut dirusak kalangan remaja yang kerap nongkrong di taman. Biasanya, perusak tanaman adalah remaja nakal yang habis balapan liar atau mabuk juga pengunjung bundaran yang tidak bertanggungjawab menjaga keindahan taman.

“Kami menyayangkan banyaknya tanaman hias tersebut banyak yang hilang dan rusak, padahal tujuannya tak lain untuk menciptakan keindahan kota,” ujar dia.

Meskipun banyak tanaman hias yang hilang dan rusak, Juanda menyatakan pihaknya akan tetap mengganti tanaman tersebut dengan tanaman sejenis, karena terbukti sudah mempercantik kota. Dispertasih juga berencana memasang closed circuit television (CCTV) di beberapa titik, seperti taman kota, ikon ikan jelawat, dan Bundaran Belanga. Tujuannya, memudahkan pengawasan serta mengidentifikasi perusakan dan pencurian tanaman hias. (RF/N).

Berita Terbaru