Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Banjarmasin Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kostum Burung Tingang Jadi Andalan di Sampit Etnik Karnaval

  • Oleh Naco
  • 29 April 2017 - 22:48 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Lambang burung tingang menjadi kostum andalan di Sampit Etnik Karnaval yang dipusatkan di Taman Kota Sampit, Sabtu (29/4/2017) sore. Bahkan sebagian besar peserta dari kalangan sekolah menampilkan busana itu.

Burung Tingang sendiri bagi masyarakat suku Dayak menjadi salah satu tanda kedekatan masyarakat nusantara dengan alam sekitarnya. Selain itu burung Tingang juga dianggap sebagai lambang perdamaian dan persatuan masyarakat suku Dayak.

Masyarakat Dayak sangat menghormati burung ini karena hampir seluruh tubuh burung tersebut menjadi lambang dan simbol kebesaran dan kemuliaan suku Dayak. Tidak hanya itu burung Tingang juga merupakan simbol seorang pemimpin.

Ini dikarenakan burung Tingang terbang dan hinggap digunung dan pepohonan yang tinggi. Sayapnya yang tebal melambangkan pemimpin yang melindungi rakyatnya.

Suaranya yang keras menyimbolkan perintah pemimpin yang selalu didengar oleh rakyatnya. Ekornya yang panjang menyimbolkan kemakmuran.

"Secara keseluruahn burung tingang menyimbolkan watak seorang pemimpin yang dicintai rakyatnya,' ujar perwakilan peserta dari SMPN 9 Sampit yang menampilkan keindahan busana burung Tingang.

Bahkan warna putih pada bagian atas burung itu melambangkan alam kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, hitam melambangkan alam kehidupan manusian di dunia yang penuh dengan pertentangan dan putih dibagian bawah melambangkan kesucian yang dapat dicapai melalui usaha individu melawan ketidakbenaran. (NACO/B-6)

Berita Terbaru