Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Banggai Laut Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

SMAN 1 Pangkalan Bun Ketiban Rezeki

  • Oleh Wahyu Krida
  • 14 September 2017 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kedatangan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ke SMAN 1 Pangkalan Bun membawa kebahagiaan tersendiri. Sejumlah siswa, OSIS, dan honorer di sekolah itu ketiban rezeki.

Gubernur memberikan insentif sebesar Rp25 juta kepada OSIS setelah ketua organisasi tersebut berhasil menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh Gubernur, Kamis (14/9/2017). "Saya minta kamu pimpin rekan-rekan satu sekolah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu wajib Garuda Pancasila dan Bagimu Negeri," ujar Gubernur kepada ketua OSIS.

Setelah tiga lagu tersebut selesai dinyanyikan, Gubernur kemudian mengatakan sesuatu pada seluruh siswa SMA 1. "Karena kalian semua sudah berhasil menyanyikan lagu tersebut dengan baik, ini ada insentif sebesar Rp25 juta yang bisa digunakan untuk kegiatan OSIS," ujar Gubernur yang disambut tepuk tangan meriah dari siswa dan guru di sekolah tersebut.

Bukan hanya itu saja. Dua orang siswa lainnya juga mendapatkan uang masing-masing Rp1 juta. "Siapa yang di sini sering meminta restu dengan cara mencuci kaki orang tua, bahkan meminum air bekas cucian kaki orang tuanya dengan maksud meminta restu," ujar Gubernur.

Dari sekian banyak siswa yang ada di sekolah itu, rupanya ada dua siswi yaitu Audra Maida Hasanah siswa kelas XII IPS 1 dan Kiky Aurelia Agustina siswi kelas XII IPS 4 yang mengangkat tangannya.

Setelah keduanya diminta memberikan penjelasan untuk apa hal tersebut dilakukan dan jawaban yang diberikan dirasa pas oleh Gubernur, keduanya pun mendapat insentif berupa uang tunai.

Bukan hanya siswa saja yang mendapatkan insentif. Para guru honorer juga mendapat insentif dari Gubernur yang jumlahnya lebih dari Rp10 juta. Uang itu diberikan Gubernur seusai para guru honorer menanyakan kapan uang insentif mereka dicairkan. Karena sejak Januari hingga saat ini uang insentif yang biasanya diambil dari dana BOS tersebut tidak boleh dilakukan lagi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur kemudian menelepon pejabat di Provinsi Kalteng agar para guru honorer bisa mendapatkan uang insentifnya.

Miris dengan kondisi yang dihadapi para guru honorer itu, Gubernur kemudian memberikan sejumlah uang dari kocek pribadinya dan membagi-bagikannya pada guru honorer. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru