Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Lebih Banyak Didorong Konsumsi Ketimbang Investasi

  • Oleh M. Muchlas Roziqin
  • 07 Desember 2017 - 22:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Secara keseluruhan di 2017, ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah tumbuh pada kisaran 6,9% hingga 7,3%. Kondisi ini cukup bagus. Namun, menurut ekonom Bank Indonesia Perwakilan Kalteng Setian, pertumbuhan ekonomi Bumi Tambun Bungai masih ada kekurang.

Setian yang menjabat Deputi Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Perwakilan Kalteng mengkritik pola pertumbuhan ekonomi provinsi ini. Sebabnya, pertumbuhan ekonomi Kalteng lebih banyak didorong oleh konsumsi ketimbang investasi.

“Seharusnya pertumbuhan ekonomi itu lebih bagus jika didorong oleh investasi. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk terus melakukan terobosan perbaikan,” tegasnya saat Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional di Palangka Raya, Kamis (7/12/2017).

Dalam forum yang dihadiri pejabat pemprov dan pihak perbankan serta pengusaha itu, Setian yang juga menjabat sebagai kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Kalteng, memaparkan data terkait perkembangan pertumbuhan ekonomi dan berbagai permasalahan di lapangan.

Berdasarkan data BI Kalteng, perekonomian di provinsi ini relatif tumbuh baik, bahkan di tahun depan peluang tumbuhnya akan semakin baik. Hanya, semua pihak, khususnya pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota, harus lebih tanggap serta peduli terhadap permasalahan yang terjadi di lapangan.

Karena itu, Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional yang diselenggarakan kali ini sangat bermanfaat dan berperan penting bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah. “Terlebih untuk merumuskan, harus melakukan sesuatu ‘agar pertumbuhan lebih konsisten ke depannya,” tutup dia. (ROZIQIN/B-3)

Berita Terbaru