RI-Malaysia-Thailand Siap Galang Dukungan ASEAN Lawan Uni Eropa

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 13 Februari 2018 - 12:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Malaysia menyambut baik langkah Thailand bergabung dengan pihaknya dan Indonesia untuk menolak keputusan Uni Eropa (UE) mengadospi hambatan dagang terhadap minyak sawit.

Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Mah Siew Keong, seperti dikutip New Straits Times, Senin (12/2/2018), mengatakan keikutsertaan Thailand dalam upaya melawan ketidakadilan UE mencerminkan kerjasama dan keeratan di antara produsen minyak sawit di kawasan Asia Tenggara terkait berlanjutnya sikap tak adil dan diskriminatif UE atas komoditas minyak sawit.

Mah menegaskan komitmen Thailand ini juga menjadi bukti bahwa Malaysia tidak sendiri dalam upaya melindungi kepentingan dari sekitar 3 juta petani kecil sawit di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, dengan bergabungnya Thailand juga semakin menambah kekuatan dari negara penghasil sawit lainnya untuk melawan sikap semena-mena UE.

Mah menggambarkan pernyataan bersama yang diungkapkan para menteri luar negeri ASEAN belum lama ini sebagai sikap konsisten yang sejalan dengan semangat kebersamaan di antara negara anggota.  

"Pernyataan bersama ini juga mendorong berlanjutnya dukungan bagi pengembangan industri minyak sawit berkelanjutan," kata Mah dalam pernyataan yang disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Thailand Sontirat Sontijirawong.

"Negara-negara penghasil minyak sawit besar di ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan menggunakan seluruh sumberdaya yang ada untuk menentang hambatan dagang yang dilakukan Parlemen Eropa, termasuk melalui kerangka kerja ASEAN," imbuhnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru