Pemuda Kotim Tewas Gantung Diri

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 11 Oktober 2018 - 16:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan pemuda yang tewas gantung diri.

"Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban bernama Dirman, warga Jalan Cilik Riwut km 43, RT 10, RW 05," ucap Kapolsek Cempaga Hulu Iptu AA Rachmat mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Kamis (11/10/2018).

Tewasnya pria berusia 25 tahun itu pertama kali diketahui oleh Yoga yang saat itu hendak meminjam motor milik korban. Merasa tidak ada jawaban saat mengetuk pintu rumah korban, Yoga pun memberanikan diri untuk masuk.

Yoga terkejut melihat korban tergantung dengan tali warna putih menjerat lehernya yang terikat di penyangga atap rumah. Mengetahui hal itu, Yoga pun langsung memberitahukan hal itu kepada ibu korban, Heni, yang tinggal di samping rumah korban.

Heni dan Yoga pun menurunkan jasad korban dengan cara memotong tali yang menjerat leher korban dengan sebuah pisau. Setelah itu, mereka menghubungi aparat kepolisian setempat. Mendapatkan laporan itu, Kapolsek beserta anggotanya langsung ke TKP untuk mengevakuasi korban dan melakukan penyelidikan.

"Jasad korban kami bawa ke Puskesmas desa setempat untuk divisum. Beberapa orang warga dimintai keterangannya untuk proses penyelidikan, baik itu teman korban yang mau minjam motor maupun ibu korban," sebut Kapolsek.

Kasus ini masih terus didalami Polsek Cempaga Hulu untuk mencaritahu motif yang membuat korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)

Berita Terbaru