Kapal dari Jawa Belum Datang, Harga Sayur Naik 30 Persen di Seruyan

  • Oleh Reno
  • 12 Juni 2019 - 12:56 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pascalebaran Idul Fitri, harga sayuran di Pasar Saik Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan mengalami kenaikan. Kisaran kenaikan harga ini sekitar 30 persen.

Jenis sayur yang mengalami kenaikan harga seperti tomat, lombok, wartel, kol dan lainnya. Kenaikan harga ini akibat kapal pengangkut sayuran dari Jawa belum datang.

"Sebagian sayur masih ketergantungan dari Jawa. Jadi sekarang masih menunggu kapal datang. Karena minimnya pasukan sayur sehingga menyebabkan sayuran mengalami kenaikan harga," ungkap Sur pedagang di Pasar Saik, Rabu 12 Juni 2019.

Menurut Sur, untuk harga lombok saat ini dijual Rp 60 ribu per kilo gram, sementara sebelum lebaran di harga Rp 40 ribu per kilo gram.

"Karena ambilannya saja Rp 50 ribu sekarang ini. Karena stok kata mereka terbatas, kapal belum datang. Kemungkinan harga ini bertahan sampai sepekan ke depan," ujarnya.

Sementara untuk pasukan sayur dari lokal pun juga terbatas hal ini juga menjadi faktor naiknya harga sayuran. "Kita mengikuti harga pasar saja," pungkasnya. (RENO/B-6)

Berita Terbaru