Alqamah, Si Ahli Ibadah yang Durhaka kepada Ibunya

  • Oleh Tim Borneonews
  • 14 Juni 2019 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ustadz Al Ghifari, saat menjadi khatib di Masjid Ar - Rasyid, Jalan G Obos, Kota Palangka Raya, Jumat, 14 Juni 2019, menceritakan kisah Alqamah, si alhi ibadah yang sangat terkenal namun durhaka kepada ibunya.

Kisah klasik Alqamah ini tertulis pada kitab Tanqihul Qoul pada Bab Berbakti Kedua Orang Tua. 

"Saking ahli ibadahnya, Alqama dikenal tidak pernah meninggalkan puasa sunah Senin dan Kamis," ujar Ustadz Ghifari.

Singkat cerita, Alqamah mengalami sakaratul maut. Namun sahabat nabi kebingungan karena Alqamah tidak mampu mengucap kalimat syahadat. Bahkan, untuk sekedar membuka mulut saja dia kesulitan.

"Karena merasa kasihan, sahabat lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Rasulullah, dan Rasulullah meminta agar bisa bertemu ibunya," lanjut Ghifari.

Ternyata, saat bertemu, sang ibu mengaku sakit hati kepada Alqamah karena semenjak menikah, Alqamah sering menyakiti perasaan ibunya.

Namun, Rasulullah menceritakan bahwa saat ini Alqamah dalam keadaan sakaratul maut dan kesulitan mengucap kalimat syahadat.

"Mendengar cerita ini, hati sang ibu menjadi luluh dan mengiklaskan segaga kesalahan Alqamah. Maka seketika itu juga Alqamah mampu mengucapkan syahadat," imbuh sang Ustadz.

Ustadz yang juga pernah menjadi dosen bahasa arab ini mengingatkan masyarakat agar tidak durhaka kepada orang tua, khususnya ibu.

Seusai melaksanakan salat Jumat, masyarakat berbodong - bondong menyaksikan peresmian Masjid Ar-Rasyid yang dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. (Tim Borneonews/B-3/Adv)

Berita Terbaru