Bunga Bangkai Setinggi 2 Meter Ditemukan di Kecamatan Arut Utara

  • Oleh Wahyu Krida
  • 15 Juni 2019 - 11:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebuah  tanaman langka yang diduga bunga bangkai atau amorphophallus ditemukan di perkebunan sawit Desa Sukarami, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat, 14 Juni 2019 sekitar pukul 16.15 WIB.

Tanaman dengan ketinggian sekitar dua meter tersebut ditemukan di kebun sawit milik Epriadi.

Kanit Binmas Polsek Aruta, Bripka Ratno Eko Mandiri, Sabtu, 15 Juni 2019 menjelaskan, Epriadi langsung melaporkan keberadaan tanaman tersebut ke Mapolsek Aruta.

"Berdasarkan informasi dari Epriadi, sesaat sebelum menemukan tanaman tersebut ia bermaksud memanen buah sawit di kebunnya. Ketika berada di tempat tersebut, ia melihat ada tumbuhan aneh setinggi dua meter," jelas Eko.

Merasa bingung atas keberadaan tanaman tersebut, lanjut Eko, Epriadi kemudian melaporkan hal itu ke Mapolsek Aruta.

"Aroma busuk tercium dari bunga tersebut. Kawanan lalat juga nampak mengerubungi bunga yang belum mekar itu. Agar tanaman tidak roboh, maka di dekat bunga kami berikan kayu penahan. Sekitar 2 atau 3 hari lagi kita lihat perkembangannya," jelas Eko.

Eko menjelaskan, penemuan bunga bangkai ini bisa dianggap momen yang sangat langka. 

"Sepengetahuan saya, bunga tersebut hanya tumbuh selama beberapa hari saja. Karena itulah perkembangannya tetap kita pantau. Keberadaan bunga tersebut bisa dianggap sebagai momen bersejarah. Lantaran baru pertama kali kita menemukan bunga tersebut di desa ini," jelasnya.

Eko menjelaskan, untuk menuju lokasi bunga yang berjarak sekitar 15 km dari Kelurahan Pangkut, ia menggunakan transportasi mobil.

"Kondisi jalan menuju lokasi tumbuhnya bunga bangkai tersebut masih rusak. Waktu tempuh dari Pangkut menuju Desa Sukarami sekitar 25 menit," jelas Eko.

Berita Terbaru