Ini Poin Dibahas Komisi IX DPR RI dengan Pemprov Kalteng

  • Oleh Budi Yulianto
  • 26 Juli 2019 - 17:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Beberapa poin penting dibahas dalam pertemuan antara rombongan Komisi IX DPR RI dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat, 26 Juli 2019.

Selain masalah stunting, poin lain adalah berkaitan dengan kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan.

Yaitu membahas agar Kementerian Kesehatan dan pihak terkait mempersiapkan diri guna mengantisipasi adanya warga yang berobat akibat terkena ISPA.

"Pemerintah daerah, pusat dan kementerian kesehatan harus mempersiapkan diri. Khususnya mengantisipasi ISPA. Paling tidak bisa mempersiapkan masker atau fasilitas lain," kata Ketua Rombongan, Dewi Asmara usai melakukan pertemuan di Aula Eka Hapakat, lantai III kantor gubernur Kalteng.

Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintah Kalteng bersama instansi terkait baik BNPB, BPBD, TNI, Polri dan lainnya sedang berupaya melakukan pencegahan Karhutla.

Ada 1.512 orang tergabung dalam satgas yang disebar ke ratusan desa untuk memberikan sosialisasi pencegahan. Mereka disebar mulai hari ini diawali di Kota Palangka Raya. 

Di sisi lain, Dewi mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut turut membahas masih banyaknya puskesmas yang belum memiliki  dokter. Khususnya dokter gigi.

Tidak hanya itu, dibahas pula terkait dengan tenaga kerja. Dewi menyebut pernah ada seorang karyawan mengadu karena tidak mendapatkan perhatian dari perusahaan pascamengalami kecelakaan kerja.

"Oleh sebab itu, diharapkan dinas tenaga kerja bisa ikut memperhatikan keselamatan kerja dan mengaktifkan kepersertaan BPJS tenaga kerja," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-5)

Berita Terbaru