Kabut Asap Picu Peningkatan Jumlah Penderita ISPA

  • Oleh James Donny
  • 04 Agustus 2019 - 17:28 WIB

BORNEONEWS,  Pulang Pisau- Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Pulang Pisau mulai berdampak pada meningkatnya jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau Muliyanto Budihardjo mengatakan, berdasarkan data mingguan yang dihimpun Dinas Kesehatan, terdapat 103 orang penderita ISPA karena menghirup bau kabut asap karhutla. 

Data mingguan itu dicata pada 21 sampai 27 Juli 2019. Para penderita ISPA tersebar di sejumlah puskesmas seperti Puskesmas Jabiren sebanyak 25 orang, Puskesmas Bukit Rawi 15 orang, Puskesmas Pangkoh 11 orang, Puskesmas Maliku 9 orang, Puskesmas Tahai 8 orang, Puskesmas Pulang Pisau 8 orang, Puskesmas Bereng 7 orang, Puskesmas Bahaur Hilir 5 orang, Puskesmas Bahaur Tengah 5 orang, Puskesmas Sebangau 4 orang, Puskesmas Bawan 3 orang, dan Puskesmas Tangkahen 3 orang. 

Berdasarkan data tersebut, terjadi peningkatan jumlah penderita ISPA hingga 35% dari pekan sebelumnya, yang hanya 76 orang. 

Untuk data mingguan terbaru terkait laporan penderita ISPA data mingguan dari 28 Juli sampai 3 Agustus 2019 baru masuk ke Dinas Kesehatan Pulang Pisau pada Senin, 5 Agustus 2019. (JAMES DONNY/B-3)

Berita Terbaru