17 Jualan PKL dan UMKM Kuliner di Kobar Lolos Uji Lab BPOM 

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 23 Agustus 2019 - 19:18 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan apresiasi dan label lolos uji lab BPOM pada gerobak 17 jualan PKL dan UMKM Kuliner di Kobar.

Kepala BPOM Kobar Kodon Tarigan mengatakan, ke 17 pedagang ini dari berbagai macam penjual aneka makanan yang ada di Pangkalan Bun dan mereka masuk dalam kelompok atau paguyuban "Maju Lancar".

"Para penjual jajanan atau makanan yang ada di taman - taman dan di sekolah - sekolah," ujarnya, Jumat, 23 Agustus 2019.

Hal ini berawal, para pedagang ini menyampaikan keluh kesahnya tidak bisa berjualan di sekolah, karena dianggap menjual makanan yang tidak sehat. Kemudian dilakukan diskusi dan diberikan pemahaman mengenai jenis - jenis makanan yang mengandung zat berbahaya.

"Kita berikan arahan terkait larangan dan dampak menggunakan zat pewarna yang bukan untuk makanan," ungkapnya.

Setelah diberikan pembekalan dan ajakan untuk berkomitmen selalu menjual dagangan yang sehat, kemudian dilakukan uji lab dan 17 makanan pedagang itu lolos, serta sehat dan layak konsumsi.

Di gerobak pedagang juga sudah diberikan tanda oleh BPOM serta sudah dikeluarkan sertifikat, jika nanti masih ada larangan dari pihak sekolah maka BPOM akan bantu memfasilitasinya.

"Kalau memang mereka masih dijaga masuk ke sekolah kita bersedia nanti menghadap kepala sekolah untuk memberikan penjelasan," tandasnya. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru