Kabut Asap masih Pekat Sejumlah Sekolah di Kobar Perpanjang Libur

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 20 September 2019 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat, 20 September 2019, masih pekat. Selain itu, masuk kategori tidak sehat. Menyikapi kondisi itu, sejumlah sekolah memilih memperpanjang libur demi menjaga kesehatan peserta didik.

Sebelumnya, Pemkab Kobar mengeluarkan edaran libur sekolah akibat kabut asap selama tiga hari yakni 17 - 19 September 2019. Kemudian Disdik Kobar sempat mengeluarkan edaran memperpanjang libur hingga 21 September 2019 melalu pesan singkat WhatsApp pada Kamis, 19 September 2019.

Namun, tidak lama berselang, Disdik meralat edarannya. Sehingga sekolah tetap masuk dan menyesuaikan kondisi cuaca atau mengundurkan jam masuk menjadi Pukul 07.30 WIB.

Akan tetapi, sebagian sekolah masih ada yang meliburkan proses belajar mengajar, meski sudah banyak pula yang telah aktif kembali.

Sekolah yang masih libur salah satunya SDN 2 Sidorejo. Sedangkan tetangganya yakni SDN 2 Mendawai, memilih tidak memperpanjang libur dengan alasan tidak ada edaran resmi dari Pemkab Kobar.

"Karena kabut asap tidak pasti pekat setiap pagi, jadi kami kordinasi dengan wali murid dan kami tidak meliburkan sekolah. Kalau orang tua mengantar anak ke sekolah berarti orang tua menganggap kondisi cuaca masih baik," ujar Kepala SDN 2 Mendawai Rusnaini.

Ia menyampaikan, para guru di SDN 2 Mendawai juga siap mengajar. "Jadi guru - guru ada di sekolah, kalau ada murid pasti belajar. Hanya, kalau kondisi asap seperti ini masuknya diundur jadi pukul 07.30," lanjutnya.

Jika ada murid yang tidak masuk sekolah, pihak sekolah pun memakluminya. Karena memang kondisinya saat ini masih berkabut asap. (DANANG/B-3)

Berita Terbaru