Dinas Kesehatan Kalteng Catat Sudah Ada 3.394 Penderita ISPA

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 September 2019 - 14:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kalteng atau Kalimantan Tengah mencatat sudah ada 3.394 orang yang menderita infeksi saluran pernafasan atas atau ISPA karena terpapar asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Angka ini terhitung sampai dengan minggu ke-37, Jumat, 20 September 2019.

“Jumlah ini mengalami kenaikan 495 orang, dari minggu ke-36 yang berjumlah 2.899 orang,” kata Kadis Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dalam penyampaiannya kepada awak media.

Ia menegaskan, pengobatan bagi mereka yang menderita ISPA ditanggung oleh pemerintah. Termasuk bagi mereka yang tidak memiliki BPJS Kesehatan maupun fasilitas kesehatan lainnya. Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan ruang oksigen yang tersebar di berbagai titik.

“Pemerintah membebaskan biaya. Jadi silahkan datang saja dan selama itu berkaitan dengan asap maka semua biaya dibebaskan,” ungkapnya.

Sampai saat ini, lanjut dia, belum ada permintaan dari masyarakat untuk melakukan evakuasi ke tempat yang aman dari asap. Namun demikian, pihaknya juga menyiapkan layanan untuk evakuasi warga. Bahkan juga menyiapkan layanan mobil oksigen dengan total 5 unit terdiri atas 2 bus dan 3 ambulans.

“Dalam dua hari terakhir beropersi, telah melayani 257 orang di berbagai titik kumpul massa yang jauh dari lokasi ruang sehat,” tuturnya.

Suyuti Syamsul menyampaikan hal tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng, Herson B Aden, Kadis Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo dan Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya Yayu Indriaty. (BUDI YULIANTO/B-5)

Berita Terbaru