Bayi Kembar di Pulang Pisau Menderita Penyakit Leukositosis, Satu Orang Meninggal Dunia

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 27 September 2019 - 19:16 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bayi kembar di Kabupaten Pulang Pisau yang masih berusia 9 bulan menderita penyakit leukositosis atau kelebihan sel darah putih. Bayi kembar itu bernama Hana dan Hani. 

Malang, Hana tak dapat bertahan akibat penyakit tersebut dan meninggal saat berada di IGD RSUD Pulang Pisau, Jumat, 27 September 2019 sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara saudarinya Hani, masih berjuang dan mendapat perawatan di RSUD Pulang Pisau. 

Menurut tim medis rumah sakit, dr Made, dari hasil pemeriksaan bayi Hana memang mengalami infeksi leukosit yang sangat tinggi. Normalnya, leukosit seseorang itu dikisaran 5.000 sampai 10.000. 

"Tetapi ade kita Hana itu leukositnya atau sel darah putihnya mencapai 74.000. Itu sangat tinggi," kata Made. 

Dia menambahkan, penyebab penyakit leukosit ini bisa dikarenakan berbagai faktor. Seperti alergi, bakteri, saluran pencernaan, dan masalah kebersihan lainnya. 

"Gejalanya memang ada diare beberapa kali dan juga muntah. Itu gejala dari penyakit leukosit," ujar dia. 

Bahkan, lanjut Made, saat tiba di RSUD dan langsung diambil darahnya untuk diperiksa, adik yang meninggal itu leukositnya memang sudah tinggi. Tetapi baru dibawa berobat oleh orang tuanya ke RSUD. (M.BADARUDIN/B-11)

Berita Terbaru