Pemkab Kotim Dinilai masih Setengah Hati Menangani Anak Jalanan

  • Oleh Naco
  • 06 Oktober 2019 - 16:34 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo menilai Pemkab Kotim masih setengah hati menangani urusan anak jalanan dan orang terlantar.

Mestinya, kata dia, kalau mau tertibkan anak jalanan itu  harus tuntas, tidak hanya sekedar razia dan ditangkap, bawa ke kantor lalu dipulangkan. 

Seharusnya dilakukan pembinaan terlebih dahulu, sejauh ini persoalannya di segmentasi pembinaan ini tidak pernah dilakukan, apa penyebabnya selama ini juga tidak pernah disampaikan.

"Saya melihat saat ini upaya penertiban yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil dan efek jera," kata Handoyo, Minggu, 6 Oktober 2019.

Mereka yang terjaring dalam kegiatan operasi pekat, selalu saja terulang, mereka yang terjaring lantaran  tindaklanjut tidak ada setelah didata dan digelandang ke Satpol PP Kotim. 

Handoyo mengaku siap mendukung upaya pemerintah untuk membina dan memberikan efek jera kepada siapapun pelanggarnya. Karena ia merasa khawatir dengan kehidupan sosial di masyarakat saat ini.

Sampit jika dibanding kota lainnya di Indonesia merupakan kota kecil. Namun, persoalan sosialnya cukup kompleks dan mulai terlihat.
 

Contohnya mulai banyaknya keberadaan pengemis, pengamen, anak jalanan, dan gelandangan. Padahal Kota Sampit ini kota kecil,  bukan kota metropolitan yang keras, asal mau bekerja pasti dapat penghasilan. (NACO/B-5)

Berita Terbaru