Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga Barito Timur Dampingi Warga Bermasalah Sosial

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 09 Oktober 2019 - 21:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sejak diaktifkan pada Juli 2019 hingga saat ini Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Harapan Indah Kabupaten Barito Timur (Bartim) telah melakukan pendampingan 10 klien yang mengalami bermasalah sosial.

"LK3 Harapan Indah juga telah melakukan penjangkauan ke masyarakat di 3 desa prioritas dan para siswa di sekolah-sekolah setingkat SMA," kata Penanggungjawab LK3 Bartim , Santai Nyawit di Sekretariat LK3 Bartim, Rabu 9 Oktober 2019.

Lanjut Santai, yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bartim, dengan motto LK3 yakni "Teman Bicara Keluarga", sasaran pendampingan LK3 adalah keluarga yang mengalami masalah keluarga seperti kecanduan narkoba, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), anak berhadapan hukum, perlindungan anak, asusila dan masalah keluarga lainnya. 

"Klien yang ditangani LK3 saat ini adalah terdiri atas klien anak korban tindak asusila dan masalah Narkoba. Sedangkan untuk kegiatan penjangkauan ke desa dan sekolah meliputi masalah bahaya narkoba, KDRT, perlindungan anak dan asusila," tuturnya.

Menurutnya, semua kegiatan konsultasi, pendampingan dan penjangkauan yang dilakukan oleh LK3 semuanya gratis tidak dipungut biaya. Begitu juga dengan identitas klien sepenuhnya dijamin kerahasiaannya. 

"Harapan kami adalah dengan hadirnya LK3 bisa memberi manfaat kepada masyarakat Barito Timur khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga. Jadi kami himbau kepada masyarakat yang mempunyai problem keluarga tidak perlu risih apalagi takut utk berkonsultasi dengan LK3," katanya.

Untuk diketahui dalam memberi layanan kepada masyarakat LK3 Bartim buka 4 hari dalam satu minggu yakni setiap hari senin, selasa, rabu dan jumat dari pukul 09:00 - 14:00 WIB di Sekretariat LK3, Kantor Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur. (EKO/B-5)

Berita Terbaru