10 Daerah di Kalteng Bebas Malaria

  • Oleh Budi Yulianto
  • 22 Oktober 2019 - 23:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada 10 daerah di Provinsi Kalimantan Tengah dinyatakan bebas dari malaria. Capaian ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

"Yang mengatakan ini bukan kita. Mereka melakukan penelitian memastikan tidak ada lagi kasus malaria, baru keluar sertifikasi eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, Selasa 22 Oktober 2019.

Dia menuturkan salah satu kendala untuk daerah yang belum dinyatakan bebas malaria karena adanya aktifitas pertambangan.

Untuk itu dia menyarankan bekas lubang tambang setidaknya bisa diberi ikan pemakan jentik.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Endang mengatakan 10 kabupaten dan kota yang sudah dinyatakan bebas malaria di antaranya Kabupaten Kotawaringin Barat, Barito Utara, Sukamara, Lamandau dan Seruyan.

Kemudian Kota Palangka Raya, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Barito Timur, dan Kabupaten Katingan. "Jadi sudah ada 10 daerah. Untuk Kabupaten Katingan sejak September 2019 ini," ucapnya.

Endang menuturkan malaria biasanya disebabkan gigitan nyamuk Anopheles betina. Berbeda dengan DBD yang diakibatkan nyamuk Aedes

. "Kalau Anopheles itu nyamuk yang ada di kebun atau hutan dan menggigitnya malam. Sedangkan DBD di lingkungan perumahan dan menggigitnya pagi, siang," tuturnya. (BUDI YULIANTO/ADV/B-6)

Berita Terbaru