Ketua Komisi II DPRD Kotim Soroti Sejumlah Pasar Belum Difungsikan

  • Oleh Naco
  • 21 November 2019 - 18:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Hj Darmawati menyoroti pembangunan sejumlah pasar di Kotim yang mubazir dan tidak ada pemanfaatan. Padahal sudah rampung semua. 

"Kondisi itu akibat perencanaan pemanfaatan sebelumnya tidak cermat," kata Darmawati, Kamis, 21 November 2019.

Menurut dia, pasar yang dibangun beberapa tahun lalu dibiarkan dan terlantar tidak berguna. Bangunan tidak digunakan sebagaimana mestinya. Sehingga harus menjadi perhatian bersama.

Darmawati mengingatkan kembali kepada pemerintah agar benar-benar melakukan pengawasan proses penyelenggaraan dan penganggaran program. Baik bersifat fisik maupun nonfisik. 

Hasilnya juga harus menjadi perhatian agar membawa manfaat bagi masyarakat. Suksesi pembangunan itu tolok ukurnya adalah seberapa besar azas manfaat kepada masyarakat. Jika tidak bermanfaat, artinya tidak ada gunanya dana yang dikucurkan APBD.

Adapun sejumlah pasar itu salah satunya Pasar Eks Mentaya di Jalan S Parman Sampit, berdampingan dengan Taman Kota Sampit. Pasar dua lantai dengan puluhan kios ini dibangun dengan sistem pendanaan multiyears atau tahun jamak pada 2012 dan selesai 2014, dengan dana APBD yang dihabiskan lebih dari Rp 29 miliar.

Ada pula Pasar Rakyat Mentaya yang letaknya masih satu kawasan dengan Pasar Eks Mentaya, namun pasar ini menghadap Jalan Ahmad Yani.

Pembangunan pasar yang dibangun pemerintah pusat dengan menghabiskan dana APBN sekitar Rp 5 miliar itu rampung pada 2017, namun hingga kini juga belum difungsikan. Pasar lain yang belum difungsikan yaitu Pasar Rakyat Kota Besi.  

Ada pula Pasar Mangkikit yang dibangun ulang bekerjasama dengan pihak ketiga, namun hingga kini belum juga rampung padahal sudah bertahun-tahun. (NACO/B-11)

Berita Terbaru