Sebelum Hilang Tenggelam, Korban Disebutkan Bersama Pacar di Dermaga Pelangsian 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 24 November 2019 - 20:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Iswahyudi (22) disebutkan bersama pacarnya ke Dermaga Pelangsian, Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Sabtu, 23 November 2019, sebelum diketahui tenggelam.

"Wahyudi saat itu jalan dengan pacarnya ke dermaga, di lokasinya terjatuh," kata ayah tiri korban, Gusti Abdullah (50), Minggu, 24 November 2019. 

Dia mengungkapkan, dari keterangan pacar anaknya, mereka berdua saat itu memang sedang berdiri di pagar dermaga tersebut. Tiba-tiba datang seorang laki-laki yang meminta rokok kepada korban. 

Karena korban tidak merokok, dia mengatakan tidak bisa memenuhi permintaan itu. Setelah itu, laki-laki itu menghidupkan korek api gas di di depan wajah korban. Sehingga korban langsung mematikannnya dengan tiupan. Ternyata hal itu membuat pria itu tidak terima dan mendorong korban hingga jatuh ke sungai. 

"Kata pacarnya tersebut, anak tiri saya itu didorong sehingga langsung jatuh ke sungai," terang Abdullah. 

Namun dia belum bisa memastikan bahwa hal itulah yang menyebabkan korban tenggelam. Karena harus menunggu keterangan dari aparat kepolisian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru