Guru Honorer Pedalaman Kotim Prioritas Diangkat Jadi Tenaga Kontrak

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 04 Desember 2019 - 21:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Guru honorer sekolah yang berada di pedalaman Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi prioritas pemerintah daerah untuk diangkat menjadi tenaga kontrak.

"Mereka guru honor sekolah yang bertugas di pedalaman akan segera kami angkat menjadi guru kontrak pemerintah daerah," ujar Sekda Kotim Halikinnor, Rabu 4 November 2019.

Guru honor juga diprioritaskan yang sudah bertugas di atas 3 tahun dan akan segera dilakukan pada 2020 secara bertahap.

Pemkab Kotim sadar tidak bisa mengangkat guru honor sekolah yang jumlahnya mencapai 1.123 orang.

"Secara bertahap akan diangkat nantinya, agar pendapatan mereka bisa lebih meningkat lagi," katanya.

Dia menerangkan saat ini jumlah guru di Kotim mengalami kekurangan, sehingga sejumlah sekolah terpaksa mengangkat guru honorer yang digaji dengan dana BOS.

Sehingga gajinya cukup kecil dan sangat jauh dibandingkan guru kontrak daerah. Kondisi ini yang menjadi perhatiannya.

"Saat ini guru di Kotim berjumlah 5.644 orang. Terdiri dari PNS 2.749 orang, 1.376 guru yayasan, 425 guru kontrak, dan 1.123 guru honor sekolah, sehingga guru sekolah masih sangat bayak," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru