PDAM di Desa Luwuk Ranggan Harus Berfungsi Maksimal

  • Oleh Naco
  • 16 Januari 2020 - 22:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Modika Latifah Munawarah menyayangkan salah satu pusat pengolahan air bersih atau PDAM di Desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga tidak berfungsi secara maksimal.

Dia mendesak agar itu bisa difungsionalkan maksimal, sehingga bisa melayani kebutuhan air bersih ke setiap rumah tangga.

“Sangat disayangkan kenapa bisa tidak berfungsi seperti ini, harusnya ini difungsionalkan, dengan begitu nantinya air bersih yang di sedot dari Sungai Cempaga bisa diolah dan dibersihkan sehingga didistribusikan setiap sambungan rumah tangga,” kata Politisi PDI Perjuangan ini, Kamis, 16 Januari 2020. 

Modika mengakui sudah melihat langsung kondisi pengolahan air bersih itu. Dia meninjau bersama anggota DPRD lainnya, padahal pembangunan untuk alat itu menelan dana besar. 

"Yang jelas itu harus difungsikan, supaya tidak ada keluhan masalah air bersih dan lain sebagainya. Ini sekarang hanya tinggal di fungsikan. Kalau memang difungsikan kami siap mendukung,” tegasnya.

Dia juga mengakui selama ini warga di daerah itu mengandalkan air dari Sungai Cempaga. Namun seiring perkembangan zaman air sungai itu tidak sehat sehingga harus diolah dan disterilisasi melalui  peralatan milik PDAM.

Modika bersama anggota Komisi IV lainnya langsung menanyakan apa yang jadi persoalan operasional PDAM kepada petugas di situ agar bisa menjadi bahan mereka nantinya di DPRD Kotim. (NACO/B-6)

Berita Terbaru