Waswas Bentrok Agama di India, Pernikahan Ini Tetap Berlangsung

  • Oleh Teras.id
  • 29 Februari 2020 - 15:10 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Bentrokan mematikan diduga berlatar belakang agama di wilayah timur Kota Delhi pada pekan ini, tak menyurutkan langkah Savitri Prasad, 23 tahun, untuk melangsungkan pernikahan Hindunya dengan pasangannya di lingkungan mayoritas Muslim India

Savitri menceritakan dia sempat dipaksa untuk membatalkan pernikahannya itu terkait bentrokan maut di Kota Delhi, yang tak jauh dari kediamannya. Namun dengan dukungan ayahnya, pernikahan Savitri dengan pasangan tetap digelar.

Savitri Prasad, 23 tahun, menikah ditengah kekerasan antar agama. Sumber: Daily Sabah.

Dikutip dari ndtv.com, Savitri menangis pada Selasa, 25 Februari 2020, saat kekerasan terjadi mengingat keesokan hari merupakan hari pernikahannya. Akan tetapi, Prasad ayah Savitri tetap mempersiapkan acara pernikahan pada keesokan harinya sambil mengatakan tetangga mereka yang beragama Islam adalah keluarga dan dia merasa nyaman dengan keberadaan mereka. 

“Saudara-saudara muslim saya melindungi saya hari ini,” kata Savitri, dihari pernikahannya.  

Pernikahan Savitri yang beragama Hindu dilangsungkan di kediamannya, sebuah rumah sederhana bata merah di gang sempit di distrik Chand Bagh, India. Beberapa langkah dari rumah Savitri, jalan utama seperti sebuah zona perang. Beberapa mobil dan toko-toko menjadi korban vandalisme. Batu berserakan dimana-mana bekas digunakan dalam aksi kekerasan antara dua kelompok.     

Setidaknya 38 orang tewas dalam bentrokan di Chand Bagh dan area sekitarnya di Delhi, India, pada pekan ini. Ratusan orang terluka dalam kekerasan yang tercatat terburuk dalam beberapa puluh tahun terakhir di kota itu. 

“Hindu atau Islam, kita ini semua manusia dan kita semua ketakutan dengan kekerasan yang terjadi. Kekerasan ini bukan soal agama, namun telah dibuat seperti itu,” kata Pooja, sepupu Savitri.      

Para tetangga Savitri yang beragama Islam pada Rabu, 26 Februari 2020, berkumpul memberikan doa restu pada pasangan pengantin itu, dimana ritual keagamaan dalam pernikahan itu berlatar agama Hindu. Aamir Malik, warga yang menghadiri pernikahan itu mengatakan dia hidup damai dengan saudara-saudara sesama umat hindu dan Muslim India.

TERAS.ID

Berita Terbaru