Wakil Ketua DPRD Sarankan Pemerintah Perlu Perhatikan Perjalanan Limbah Medis dari Rumah Sakit

  • Oleh Testi Priscilla
  • 22 Mei 2020 - 08:15 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany Sitorus menyarankan bahwa pemerintah perlu memperhatikan perjalanan limbah medis, baik yang dari rumah sakit maupun dari rumah pasien ODP dan PDP yang melakukan isolasi mandiri.

"Perlu diperhatikan perjalanan limbah medis dari rumah sakit maupun dari rumah pasien ODP dan PDP ke tempat pemusnahan limbah atau pembakaran," kata Shopie kepada Borneonews pada Jumat, 22 Mei 2020.

Jangan sampai, lanjut Shopie, hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, dan dimanfaatkan oleh sekelompok oknum memanfaatkan limbah tersebut untuk tujuan yang tidak baik demi meraih keuntungan.

"Pihak rumah sakit masih banyak yang belum memiliki teknologi pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun yang memadai. Dengan demikian, biasanya mereka menggunakan jasa pihak ketiga," tuturnya.

Namun harus diakui menurut Shopie saat ini banyak pihak ketiga yang izinnya yang diragukan, sampah atau limbah yang seharusnya diangkut ke lokasi pembakaran untuk dimusnahkan, apabila sampah tersebut mengandung zat berbahaya malah dipilah-pilah.

"Aturannya kan pihak ketiga itu langsung memusnahkan sampah tersebut, ini malah dipilah-pilah kembali barang yang sudah menjadi limbah, karena dirasa masih ada nilai ekonomisnya," sesalnya. (TESTI PRISCILLA/B-7)

Berita Terbaru