Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wakatobi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pasien Sembuh COVID-19 Wisma Atlet Menjadi 12.506 Orang

  • Oleh ANTARA
  • 12 September 2020 - 14:55 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menyebutkan total pasien sembuh sejak 23 Maret hingga 12 September 2020 menjadi 12.506 orang dari 14.628 pasien terdaftar di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Rekapitulasi pasien sembuh terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan 12 September 2020 pukul 08.00 WIB, pasien terdaftar 14.628 orang, pasien sembuh 12.506 orang, rujuk ke RS lain 272 orang, meninggal empat orang, satu orang meninggal bunuh diri, dan satu orang keluar tanpa izin," kata Aris dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu.

Total pasien sembuh meningkat 178 orang, sementara total pasien terdaftar COVID-19 meningkat 174 orang di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Sebelumnya pada Jumat (11/9), Aris melaporkan total pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sejak 23 Maret hingga 11 September 2020 berjumlah 12.328 orang dari 14.454 pasien terdaftar.

Adapun pasien rujukan Wisma Atlet ke RS penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta meningkat dua orang, dibandingkan data pasien rujukan Wisma Atlet yang disebutkan pada Jumat yakni sebanyak 270 orang.


Sedangkan untuk jumlah pasien meninggal dunia dilaporkan Aris tetap 5 orang, dengan 1 pasien meninggal karena terjun dari Tower 6 RSD Wisma Atlet.

Adapun yang keluar tanpa izin juga tetap 1 orang.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 gejala ringan hingga sedang oleh Presiden Joko Widodo sejak 23 Maret 2020 lalu. Rumah sakit ini diketahui berkapasitas 12.000 pasien.

Perkembangan hari ini, kata Aris, pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, menjadi 1.686 orang.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.686 orang terdiri atas 875 pria dan 811 wanita," ujar Aris.

Menurut dia, dari 1.686 pasien yang dirawat inap tersebut, ada 1.684 pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sedangkan lainnya adalah pasien suspek, jumlahnya 2 orang.

Jumlah tersebut, kata Aris, meningkat dibanding data sebelumnya pada Jumat kemarin.

Berita Terbaru