Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pacitan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kepala SMAN 1 Tamiang Layang Harap Orang Tua Terlibat Pendidikan Karakter Siswa Saat Pandemi

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 16 September 2020 - 20:31 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala SMAN 1 Tamiang Layang, Istiqomah berharap orang tua terlibat dalam pendidikan karakter siswa saat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan belajar online.

Menurutnya, pembelajaran online yang ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona juga telah membatasi pertemuan antara guru dan murid, sehingga pendidikan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran dan sopan santun tidak lagi mereka dapatkan dari sekolah.

Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini memfokuskan pembelajaran pada kemampuan bernalar menggunakan bahasa atau literasi, kemampuan bernalar menggunakan matematika atau numerasi dan penguatan pendidikan karakter.

Namun Istiqomah menilai kemampuan literasi dan numerasi masih dapat dikembangkan melalui pembelajaran online, tapi pendidikan karakter akan mengalami kendala jika tidak dilakukan dengan interaksi secara langsung.

"Guru tidak dapat memantau perkembangan perilaku siswa atau membimbing secara langsung apabila mereka melakukan kesalahan, padahal itu salah satu bentuk pendidikan karakter di sekolah," katanya, Rabu 16 September 2020.

Lanjutnya, selama pembelajaran online, guru hanya bisa memantau kedisiplinan siswa melalui daftar hadir online dan keaktifan dalam mengerjakan tugas sekolah yang juga dikerjakan secara online.

Karena itu Istiqomah meminta orang tua terlibat mengawasi dan memastikan anak-anak mengerjakan tugas yang diberikan guru secara online serta tetap memantau perilaku mereka dalam aktivitas sehari-hari terutama terkait kedisiplinan dan tanggung jawab.

"Jangan sampai tidak ada peran orang tua dalam pembentukan karakter anak karena karakter adalah modal utama berhubungan dengan orang lain dan kehidupan mereka selanjutnya," katanya.

Terkait kebutuhan untuk pembelajaran online, dia juga berharap dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah desa di wilayah yang mengalami kesulitan jaringan internet untuk membantu menyediakan fasilitas internet bagi pelajar di desa.

"Desa mungkin bisa memanfaatkan dana desa untuk mendukung pembelajaran online selama pandemi ini," harapnya. (BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru