Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nabire Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Miller Juarai GP Prancis di Tengah Cuaca Semrawut Le Mans

  • Oleh ANTARA
  • 16 Mei 2021 - 22:51 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Pebalap tim Ducati Lenovo meraih kemenangan kedua beruntunnya musim ini setelah tampil perkasa menjuarai Grand Prix Prancis di tengah kondisi cuaca 'semrawut' di Sirkuit Bugatti, Le Mans.

Dua pebalap tuan rumah, Johann Zarco (Pramac Racing) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) harus puas melengkapi podium di saat belum ada pebalap Prancis selain Pierre Monneret yang menang di balapan kampung halamannya pada 1954.

Setelah memenangi GP Spanyol dua pekan lalu, Miller kini menjadi pebalap Australia kedua yang menjuarai dua Grand Prix secara beruntun setelah Casey Stoner yang menang di Jerez dan Estoril pada 2012.

"Memenangi balapan secara beruntun seperti ini fantastis. Saya harus banyak berterima kasih kepada tim," kata Miller.

Di balapan kelima musim ini, race director menyatakan balapan kering sebelum start, meski mendung mulai menggelayut di awal lomba.

Tapi para kru tim telah mempersiapkan motor dengan ban basah di garasi masing-masing untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang terkenal ekstrem di Le Mans.

Miller mengambil alih pimpinan lomba dari Quartararo di lap pertama ketika trek masih kering. Namun, tiba-tiba sinyal bendera putih dikibarkan di lap ke-4 ketika hujan mulai turun di trek dan para pebalap masuk ke pit untuk berganti motor dengan ban basah untuk melanjutkan lomba.

Apes bagi juara dunia bertahan Joan Mir ketika ia justru terjatuh sebelum sempat masuk pit, demikian pula rekan satu timnya di Suzuki, Alex Rins yang tergelincir trek yang mulai basah.

Namun Rins mampu melanjutkan lomba meski perlawanannya berakhir prematur karena terjatuh lagi di paruh kedua lomba. Marc Marquez sempat memimpin lomba setelah keluar pit dengan ban basah sebelum terjatuh karena mengalami highside di lap ke-9.

Pebalap Honda itu kemudian jatuh untuk kedua kalinya ketika balapan menyisakan 10 putaran dan gagal finis untuk pertama kalinya sejak kembali membalap pascacedera berkepanjangan. Miller dan Bagnaia diganjar penalti long lap ganda karena melanggar batas kecepatan di jalur pit.

Berita Terbaru