Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Solok Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dinkes Pulpis Kejar Percepatan Vaksinasi dan Penurunan Stunting

  • Oleh Asprianta
  • 18 Februari 2022 - 16:10 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Selain konsen terhadap capaian target vaksinasi covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan setempat juga mengejar target untuk menurunkan angka stunting.

"Berbagai upaya pemeriksaan kesehatan ibu dan anak memberikan gambaran bahwa hal tersebut dilakukan dalam menekan angka stunting," ucap Plt Kepala Dinkes Pulpis, drg Sopiah.

Menurutnya salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka menekan angka stunting di wilayah pulang pisau diantaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan ibu dan anak mulai remaja, upaya ini diharapkan dapat menekan tingginya angka stunting di kabupaten pulang pisau.

Dari data yang sering diungkap bahwa kecamatan kahayan hilir yang merupakan wilayah perkotaan angka stunting menjadi hal yang menjadi perhatian sebab dari wilayah tersebut angka stunting terlihat masih paling tinggi. 

"Posyandu adalah pintu gerbang yang dimaksudkan untuk mengetahui sedari dini bahwa angka stunting akan dapat di deteksi mulai dari aktifitas posyandu yang harus gencar dilaksanakan di semua sarana kesehatan hingga tingkat desa," katanya.

Sopiah menyebut bahwa untuk menekan angka stunting  di pisau dirinya terus menggerakkan semua sektor kesehatan untuk aktif melaksanakan kegiatan posyandu sehingga data stunting akan dapat diketahui dari posyandu tersebut.

"Dari Posyandu tersebut akan kita dapatkan data terhadap perkembangan anak sehingga kepada masyarakat agar rutin membawa anak mereka ke posyandu, ini penting kita sampaikan sebab angka stunting dapat diperoleh data dari hasil kegiatan posyandu," ungkap Sopiah. 

Menurut Sopiah bahwa saat ini angka stunting dipulang pisau masih dalam angka yang cukup tinggi walau demikian berbagai upaya terus dilakukan dalam menekan laju perkembangan angka stunting dengan cara deteksi dini dari posyandu sehingga masyarakat diharapkan dapat berperan aktif untuk datang ke posyandu terdekat. 

"Mengetahuai angka stunting itu dari data remaja, sebab dari posyandu lengkap kita lakukan pengukuran kondisi anak dan remaja termasuk jika ditemukan banyak tinggi badan yang kurang ideal maka dari sana akan tumbuh angka stunting yang meningkat dan ini harus dilakukan upaya antisipasi,” tutup Sopiah. (ang)

Berita Terbaru