Mendes-Menkop UMKM Kerja Sama Pengembangan Bumdes dan Koperasi

  • Oleh Budi Baskoro
  • 24 September 2016 - 13:02 WIB

BORNEONEWS, Wonosobo - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo bersama Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Menkop UMKM), Anak Agung Gede Puspayoga, melakukan penandatanganan MoU. Kerja sama pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) dan koperasi, itu berlangsung di Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (23/9/2016).

Dalam rilis KEMENDES PDTT, yang diterima Sabtu (24/9/2016) itu, disebutkan, acara yang berlangsung di lapangan Kalikajar tersebut disaksikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Heru Sudjatmoko dan Bupati Wonosobo, Eko Purnomo.

Menteri Desa, Eko Putro Sandjojo menekankan pentingnya mengubah mindset pengelolaan kekayaan desa dengan membentuk badan usaha seperti Bumdesa.

Selesai penandatanganan kerja sama, secara simbolis kedua menteri memberikan sertifikat kepada beberapa usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Kalijajar yang saat acara berlangsung ikut membuka stand 18 Bumdesa di Kecamatan Kalikajar.

MoU kerjasama tentang pemberday'an masyarakat desa melalui koperasi dan Bumdesa itu menandakan sinergi kuat antara koperasi dan Bumdesa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Disertakan pula dalam MoU tersebut, penyerahan nomor induk koperasi, akta koperasi, hak cipta, ijin usaha mikro kecil, kredit usaha rakyat, pembiayaan lembaga pengelola dana bergulir serta penyematan tanda peserta pelatihan kewirausahaan.

Acara tersebut juga disertai penyerahan peresmian BUMDes dan agen Laku Pandai yang diinisiasi Bank BNI untuk Kecamatan Kalikajar, Wonosobo.

Hadir di acara tersebut sebagai tamu undangan adalah pejabat bupati atau yang mewakili dari eks Karesidenan Kedu, pelaku UMKM. Hadir pula Kepala BNI kantor wilayah DI Yogyakarta Arif Swasono yang dan segenap jajaran direksi BNI wilayah Yogyakarta, perwakilan Bank BRI, Bank Jateng dan Bank Mandiri. (KEMENDES PDTT/N).

Berita Terbaru