Saat Melantik 22 Pejabat, Bupati Katingan Sindir Kepala Desa Punya Mobil Dobel Gardan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 29 Juni 2019 - 17:12 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas sempat menyindir para kepala desa. Saat ini sebagian besar kepala desa di daerahnya memiliki mobil dobel gardan alias 4X4.

"Kalau anak SD ditanya gurunya sekarang 4 x 4 berapa? Ranger kata anak SD. Iya itu sekarang hampir semua kades di Katingan punya mobil 4 kali 4 itu," ungkap bupati saat menyampaikan sambutan diacara pelantikan 22 pejabat di pendopo rumah jabatan, Jumat, 28 Juni 2019 sore.

Dalam kesempatan ini Sakariyas berharap ke depan tidak ada kepala desa yang tersangkut masalah hukum karena dana desa maupun alokasi anggaran dana desa.

Untuk itu Sakariyas meminta kepada para camat agar tidak gampang menandatangani realisasi laporan dana desa tanpa dibarengi pertanggungjawabannya.

"Saya minta kepada camat untuk realisasi laporan dana desa dan alokasi dana desa, jangan menandatangani laporan kalau minta realisasi, tapi harus ada laporan pertanggungjawaban laporan realisasinya," tegasnya.

"Sebab kalau hanya menyampaikan laporan realisasi, itu paling enak. Tapi ke depan harus ada laporan pertanggungjawabannya," tambahnya.

Dia juga mengingatkan kepada PNS khususnya perwat, bidan dan guru agar lebih disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Bahkan Sakariyas meminta absensi para PNS khususnya perawat, bidan dan guru ini harus diketahui oleh kepala desa dan BPD desa yang bersangkutan.

"Tolong absennya diketahui oleh kepala desa dan BPD. Kalau hanya kadesnya yang mengetahuinya nanti bisa bermain. Saya bersama Wabub kemarin ada ke Marikit dan Katingan Hulu, ternyata ada guru yang tidak pernah mengajar dalam sebulan tapi ada tandatangannya, padahal kita akan meningkatkan SDM," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)

Berita Terbaru