Gubernur Komitmen Wujudkan Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap

  • Oleh Budi Yulianto
  • 11 Juli 2019 - 21:12 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah sudah menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.

Gubernur Sugianto Sabran menegaskan harus tetap berkomitmen untuk mewujudkan bebas kabut asap.

Pesan ini disampaikan gubernur melalui Asisten II Setda Kalteng Nurul Edy pada pembekalan kesiapsiagaan menghadapi bahaya Karhutla di Kota Palangka Raya, Kamis, 11 Juli 2019.

"Upaya penanggulangan dini lebih penting untuk dilakukan apabila kita percaya bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Atau dapat diartikan mencegah lebih baik dari pada menanggulangi," pesannya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Kalimantan Tengah, Mofit Saptono Subagio mengatakan selama Januari hingga 9 Juli 2019 tercatat ada 99 kejadian kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 156,58 hektare. "Kita bersyukur karena semua bisa ditanggulangi," ucapnya.

Mantan Wakil Wali Kota Palangka Raya ini menambahkan khusus di Juli sampai tanggal 9 tercatat ada 61 titik hotspot dari total 280 yang terpantau sejak Januari.

Dari jumlah titik itu 38 di antaranya kebakaran lahan dan 24 dari jumlah ini terjadi di Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-6/Adv)

Berita Terbaru