Ribuan Ekor Ayam Terancam Mati Akibat Karhutla

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 05 September 2019 - 13:04 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sungai Sintuk, Desa Sungai Kapitan RT 12, Kecamatan Kumai, dirasakan oleh pengusaha ayam. Ribuan ekor ayam terancam mati akibat karhutla.

Salah satu pengusaha ayam Pangkalan Bun, Thomas mengatakan, usaha ayamnya terancam mengalami kerugian. Sekitar 15 ribu ayam terancam mati akibat karhutla di Sungai Sintuk Desa Kapitan RT 12 yang sudah mendekati kandang ayam yang dia kelola.

"Karhutla yang belakangan ini terjadi di Kotawaringin Barat (Kobar) membuat beberapa pengusaha ayam potong yang dekat dengan lokasi karhutla terancam rugi hingga 15 ribu ekor lebih," ujarnya, Kamis, 5 September 2019.

Thomas menjelaskan, ribuan ekor tersebut mengalami stres berat akibat kabut asap. Saat ini jarak kandang dengan lokasi Karhutla kurang lebih 25 meter.

Dirinya berharap agar Karhutla ini segera teratasi. Dirinya merasa khawatir kalau sampai api bisa membakar kandangnya.

"Kami mempekerjakan puluhan karyawan, terus terang saya khawatir nasib karyawan saya, semoga petugas bisa memadamkannya," tandasnya. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru