Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Ingatkan Peserta Didik Tetap Belajar saat Libur Sekolah

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 September 2019 - 15:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kadis Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo mengingatkan peserta didik untuk belajar di rumah saat libur sekolah akibat kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi parah ada di Kotim dan Palangka Raya. Jadi semua diliburkan selama seminggu (sampai 21 September),” kata Slamet, Jumat, 20 September 2019.

Untuk di kabupaten lainnya, masih bersifat pengurangan jam mata pelajaran. Kemudian, jam masuk sekolah diundur dan pulang dipercepat. Slamet juga mengimbau pihak sekolah supaya menutup ventilasi dan berusaha menyediakan kipas angin untuk mengurai asap. Kemudian tidak belajar di luar kelas.

Menurutnya, libur panjang akan menggangu proses belajar mengajar anak. Tapi sisi kesehatan juga penting. Oleh sebab itu, ia mengingatkan bagi yang sudah libur untuk belajar di rumah. Sedangkan yang masih sekolah mengikuti instruksi yang telah disampaikan.

Soal memperpanjang libur atau tidak, pemerintah akan memutuskan pada Minggu, 22 September 2019. Jika kondisi asap masih pekat, libur kemungkinan akan ditambah 3 hari ke depan. “Tapi kita akan melihat kondisi cuaca nanti seperti apa,” tuturnya.

Slamet Winaryo menyampaikan hal tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng, Herson B Aden, Kadis Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dan Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya Yayu Indriaty. (BUDI YULIANTO/B-2)

Berita Terbaru