Barito Utara Bentuk Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 10 Muara Teweh

  • Oleh Ramadani
  • 10 Oktober 2019 - 20:22 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB dan P3A) Kabupaten Barito Utara melaksanakan pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) di SMPN 10 Muara Teweh, Kamis 10 Oktober 2019.

Kepala Disdalduk KB dan P3A Barito Utara, Siti Nornah Iriawati mengatakan SSK adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga kedalam beberapa mata pelajaran dan atau muatan lokal khusus kependudukan.

“Saya berharap kepada kepala sekolah nantinya hal ini tidak berhenti di sini saja dan harus ada tindak lanjut seperti kelompok SSK ini selalu diadakan kegiatan pengurus harus memiliki pengetahuan keterampilan dalam pengelolaan SSK, pengurus sebaiknya mampu mengakomodir kepentingan siswa siswi dilingkungan sekolahnya, serta mengakomodasi aspirasi siswa siswi untuk dasar perencanaan pelaksanaan pembangunan manusia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Ia menyebut kepala sekolah melalui guru yang ditugaskan dalam pembinaan sering-sering berkoordinasi dengan pihak pembina SSK ke dinas instansi, OPD atau ke perwakilan BKKBN yang membidangi kegiatan SSK dan sebaiknya melibatkan komite sekolah dan tokoh masyarakat sekitar sekolah supaya tercipta apa yang diangan-angankan oleh penggagas SSK.

“Kepada kepala sekolah yang dapat hadir pada saat ini kami mengharap dapat ikut menindak lanjuti/mengikuti kegiatan seperti ini di sekolah masing-masing. Kepada penjabat dari dinas kami jangan bosan-bosan membina SSK ini, jangan setelah dibentuk tidak dibina sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Dijelaskan, tujuan dan manfaat SSK ini bagi peserta didik yaitu memiliki sikap, pengetahuan dan ketrampilan tentang peduli kependudukan, berperilaku yang mencerminkan keluarga yang berkualitas. Memiliki pengetahuan yang utuh tentang masalah  dan manfaat kependudukan setempat.

Juga mampu menyajikan data mikro kependudukan dalam bentuk peta, grafik atau digital untuk dianalisa sederhana dan sebagainya.

“Pada prinsipnya SSK ini untuk meningkatkan pengetahuan umum kepada para siswa siswi supaya mendapat bekal tentang kependudukan nantinya di masyarakat,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru