Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Banjarbaru Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ritual Adat Bertujuan Untuk Menyatukan Anak Cucu Garis Keturunan Nyai Balau

  • Oleh Hendra
  • 25 Oktober 2020 - 14:40 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Keluarga Besar Nyai Balau berkumpul dan mengadakan ritual adat mengenang tatu hiang di Balai Keramat Nyai Balau, Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas.

Yola Asmirandah, salah satu keturunan Nyai balau, Sabtu, 24 Oktober 2020 mengatakan, ritual adat ini bertujuan untuk mufakat atau menyatukan anak cucu garis keturunan Nyai Balau di satu tempat.

"Kegiatan ritual adat ini untuk mengumpulkan seluruh anak cucu Nyai Balau, sehingga saling kenal dan mengenang kisah perjuangan Nyai Balau," kata Yola kepada awak media.

Yola menuturkan, sebelumnya keluarga besarnya juga sudah mendirikan keramat. Itu sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan keluarga besarnya terhadap nenek moyang mereka yaitu Nyai Balau.

"Sampai saat ini garis keturunan Nyai Balau belum tahu secara pasti, namun generasinya sekarang sudah ke tujuh atau ke delapan dari keturunan Nyai Balau," ujarnya.

Dia berharap, ritual adat seperti ini dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun, sehingga bisa dengan mudah mengumpul anak cucu garis keturunan dari Nyai Balau.

"Keinginan kami, kedepannya kegitan ritual seperti ini digelar setiap tahunnya dengan harapan bisa menjadi wadah berkumpulnya keturunan anak cucu Nyai Balau untuk mengenang sosok nenek moyang kami," imbuhnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalteng, Lely Hendrawati Tundang menuturkan bahwa dirinya juga merupakan salah satu keturunan Nyai Balau, yang didapat dari ibunya bernama Lincin Garang asal Tewah, sedangkan ayahnya dari Buntoi, Pulang Pisau.

Dia mengaku merasa terpanggil untuk pulang kampung dan menghadiri ritual adat tersebut di Kecamatan Tewah meskipun sudah 50 tahun hidup dan bekerja di DKI Jakarta.

"Datu kami Nyai Balau terkenal sebagai wanita yang perkasa, kuat, tangguh dan bijaksana. Semoga anak, cucu, cicit dan keturunannya dapat mencontoh keteladan beliau dan keinginan datu Nyai Balau yaitu mewujudkan kerukunan antar-keluarga dapat tercapai." harapnya. (HENDRA/B-7)

Berita Terbaru