Aplikasi Kawal Pilkada dan Manajemen Relawan

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penyuluh di Barito Timur Temukan Petani Tanam Padi pada Lahan eks Tambang Batubara

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 07 Januari 2021 - 23:51 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Karnando, penyuluh pertanian yang bertugas di Desa Lalap Kecamatan Patangkep Tutui Kabupaten Barito Timur menemukan petani di desa yang bereksperimen menanam padi ladang atau gogo pada lahan bekas tambang batubara.

Kepada borneonews dia menjelaskan bahwa padi yang ditanam pada bulan Desember 2020 tersebut tumbuh cukup baik.

Dengan temuan ini dia menilai bahwa ada peluang untuk pengembangan budidaya tanaman pangan pada lahan bekas tambang batubara.

"Saya terkejut, baru siang tadi melihat ada seorang petani yang berani mencoba menanam padi gogo pada lahan seluas setengah hektare. Dulu pernah ada yang mencoba tanaman karet tapi tidak bisa tumbuh," ungkapnya, Kamis, 7 Januari 2020.

Dia baru mengetahui ada petani yang mencoba menanam padi lahan bekas tambang karena petani itu tidak tergabung dalam kelompok tani binaan Karnando.

Karnando mengungkapkan, tinggi tanaman padi saat ini mencapai 30 hingga 40 sentimeter. Melihat padi gogo dapat tumbuh dengan baik pada lahan seperti itu, dia tetap menyarankan sang petani agar diselingi dengan pemupukan yang berimbang.

"Mudah-mudahan dapat bertumbuh dengan baik hingga panen. Saya juga akan mendampingi dan kalau bisa diikutkan untuk bergabung pada kelompok tani yang ada agar memudahkan pendampingan," ujarnya.

Karnando berpendapat, jika ujicoba tanaman padi gogo tersebut berhasil maka ada peluang untuk pemanfaatan lahan-lahan terbuka bekas tambang milik perusahaan.

"Nanti kelompok tani bisa minta izin ke perusahaan pemilik lahan untuk pinjam pakai budidaya tanaman pangan. Saya melihat budidaya tanaman jagung pakan juga bagus," imbuhnya.

Dia berharap berharap nanti pemerintah daerah dapat memfasilitasi dengan bantuan benih maupun alat dan mesin pertanian atau alsintan untuk menggarap lahan-lahan terbuka bekas tambang batubara.

"Ini peluangnya bagus, karena itu yang ada sekarang akan kita jadikan demplot dulu" tandasnya. (BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru