Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nias Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Disdagperin Kalteng Tekankan Keseimbangan Pasokan CPO

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 09 Juni 2022 - 22:41 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng menekankan pentingnya keseimbangan pasokan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Terutama untuk pemenuhan kebutuhan CPO dalam negeri dan pemenuhan kebutuhan CPO untuk ekspor ke negara lain untuk meningkatkan perekonomian.

"Dengan dibukanya keran ekspor CPO ini, otomatis ada sedikit gairah terhadap perekonomian khususnya komunitas sawit. Untuk itu, kita mengharapkan agar hal ini dapat menjaga keseimbangan pasokan CPO untuk di dalam negeri," kata Kepala Disdagperin Kalteng, Aster Bonawaty.
 
Aster menyampaikan aturan baru pemenuhan kebutuhan dalam negeri sampai beberapa waktu terakhir belum ada laporan keluhan ke Disdagperin Kalteng dari perusahaan. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan produsen minyak goreng.

"Kami terus berkomunikasi dengan produsen minyak goreng untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat agar kebutuhan masyarakat terutama minyak goreng curah tetap terpenuhi," ungkapnya.

Dalam kegiatan ekspor CPO pihaknya hanya mengeluarkan dokumen pendamping untuk beberapa negara tujuan ekspor CPO, seperti Cina, Korea, Eropa, dan negara lainnya.

"Kita berharap agar TBS ini tidak mengalami gejolak. Sehingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap minyak goreng juga tidak mengalami gangguan," ujarnya.

Aster menuturkan hasil pemantauan di sejumlah kabupaten/kota ketersediaan stok minyak goreng di pasaran masih sangat mencukupi. Harganya pun masih relatif terkendali, belum ada kenaikan harga.

"Harga minyak goreng masih tetap stabil, sebelum lebaran harga Rp24.000 per liter, sampai sekarang pun masih segitu. Tidak ada kenaikan harga baik itu setelah keran ekspor CPO ditutup ataupun dibuka kembali," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)

Berita Terbaru