Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Labuhanbatu Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kepala Pelni Pangkalan Bun: Pelaku Pembunuhan di KM Awu Diduga ODGJ

  • Oleh Wahyu Krida
  • 16 November 2023 - 10:15 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelaku kekerasan menggunakan senjata tajam (sajam) oleh salah satu penumpang KM Awu saat berlayar di perairan Laut Jawa yang menyebabkan adanya korban jiwa, Rabu, 15 November 2023 sekitar pukul 15.35 WIB, diduga adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hal tersebut disampaikan oleh  Kepala Kantor Cabang PT Pelni Pangkalan Bun, Rony Abdullah, saat dikonfirmasi, Kamis, 16 November 2023.

"Pelaku diduga adalah ODGJ. Karena dari laporan yang kami terima serta melihat hasil rekaman CCTV, si pelaku tanpa sebab yang jelas langsung mengamuk dan melukai penumpang lain yang tidak siap," jelas Rony Abdullah.

Menurut Rony Abdullah, pelaku kekerasan tersebut juga akhirnya meninggal dunia beberapa saat setelah dilumpuhkan massa atau penumpang kapal.

"Karena petugas kapal tidak kuasa menahan amukan penumpang yang marah akibat ilah pelaku," jelas Rony Abdullah.

Saat ditanyakan apakah benar kejadian ini dipicu oleh rebutan tempat tidur, seperti isu yang santer beredar, hal tersebut dibantah Rony Abdullah.

"Karena kapal tersebut berkapasitas 1000 penumpang, sementara kemarin penumpang yang turun di pelabuhan Panglima Utar, Kumai berjumlah 775 orang," jelas Rony Abdullah.

Kemudian saat ditanyakan, bagaimana  teknis pemeriksaan penumpang sebelum naik kapal dan kenapa ada senjata tajam dibawa oleh penumpang, Rony Abdullah mengatakan ia tidak bisa menjawabnya lantaran diluar kewenangannya.

"Karena Pelabuhan Panglima Utar, Kumai adalah destinasi terakhir kapal tersebut. Sebelumnya kapal itu berangkat dari Pelabuhan Kupang, Nusa Tenggara Timur dan melewati beberapa pelabuhan lain sebelum sampai ke Pelabuhan Kumai," jelas Rony Abdullah.

Rony Abdullah mengatakan, ia hanya bisa menjelaskan prosedur pemeriksaan penumpang bila berangkat dari Pelabuhan Kumai sesuai tugasnya.

Berita Terbaru