Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangli Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pasca Insiden Berdarah di KM Awu, Begini Jadwal Keberangkatan Kapal Pelni

  • Oleh Wahyu Krida
  • 16 November 2023 - 11:55 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun sempat terjadi insiden berdarah yang mengakibatkan 2 korban jiwa, namun Kepala Kantor Cabang PT Pelni Pangkalan Bun, Rony Abdullah, Kamis, 16 November 2023 memastikan hal tersebut tidak berpengaruh pada keberangkatan kapal tersebut berikutnya.

Insiden berdarah akibat amukan salah seorang penumpang KM. Awu yang diduga adalah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), 15 November  2023 pukul 15.35 WIB di Perairan  Laut Jawa setelah kapal bertolak dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalteng.

"Karena kapal tersebut kembali berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 17 November 2023 pukul  18:00 WIB," jelas Rony Abdullah.

Rony Abdullah mengatakan terkait kejadian tersebut, pihaknya menerima informasi sekitar 1,5 jam usai kejadian diatas kapal.

"Karena mungkin, petugas sedang sibuk menangani kondisi di dalam kapal. Selain itu, petugas juga fokus melakukan penanganan pada para korban. Selama di atas kapal para korban dirawat di klinik kapal yang merupakan salah satu fasilitas yang wajib ada di tiap kapal," jelas Rony Abdullah.

Seperti diberitakan, akibat peristiwa kekerasan oleh salah satu penumpang yang diduga ODGJ tersebut terdapat beberapa korban.

Pelaku atas nama Sipriano Mario Docarmo yang berangkat dari Kupang, NTT menuju Kumai, Kabupaten Kobar, Kalteng saat mengamuk menggunakan senjata tajam jenis belati dan parang.

Pelaku sendiri akhirnya meninggal dunia lantaran diamuk massa penumpang kapal.  Pasalnya pelaku terus mengamuk dan tidak mau menyerah.

Kemudian 1 korban meninggal lainnya yaitu Ismail yang berangkat dari Surabaya menuju Kumai.

Setelah itu korban penumpang lain yang mengalami luka adalah Agnes Nabu yang berangkat dari Kupang - Kumai, Petronela Bete berangkat dari Kupang - Kumai, Devirgo Alvirgo berangkat dari Kupang - Kumai dan Syamsudin berangkat dari Surabaya - Kumai. (WAHYU KRIDA/j)

Berita Terbaru