Pemkab Kotawaringin Timur Naikan Status Waspada Jadi Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 02 Juli 2019 - 22:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menaikkan status warpada menjadi siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal itu dilakukan lantaran dari hasil rapat dan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Kotim saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. 

"Dari hasil rapat bersama TNI, Polri, dan instansi terkait, kami sepakat sejak 3 Juli 2019 besok, ditetapkan status siaga darurat karhutla," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusup, Selasa, 2 Juli 2019. 

Ia menyebutkan pada Juni 2019 sudah ada 4 titik panas yang terpantau oleh BMKG. 

Tidak hanya itu, kebakaran lahan juga terjadi di 5 tempat di Kotim pada Juni 2019. Sehingga kerawanan terjadinya karhutla masih sangat tinggi. Hal itupun membuat pihaknya sepakat untuk meningkatkan status waspada menjadi siaga. 

"Saat ini sudah memasuki musim kemarau, kejadian kebakaran lahan juga terjadi, bahkan hot spot sudah ada terpantau. Sehingga kamipun sepakat menaikan status waspada menjadi siaga," kata Yusup. 

Dengan demikian, mulai besok BPBD akan membangun posko terpadu karhutla. Sehingga nantinya tim akan setiap hari piket dan patroli untuk mengantisipasi terjadinya karhutla. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru