Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Banyuwangi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Anggota DPRD Gunung Mas Prihatin Minimnya Gaji Guru Honorer BOS

  • Oleh Epra Sentosa
  • 28 September 2016 - 17:12 WIB

BORNEONEWS, Gunung Mas - Anggota DPRD Gunung Mas, Pendeta Rayaniatie Djangkan sangat prihatin terhadap minimnya gaji guru honorer yang dibiayayai oleh dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Gumas. Padahal, para guru tidak tetap itu, harus melaksanakan tugas yang cukup berat untuk mencerdaskan peserta didik.

Selaku anggota DPRD Gunung Mas saya cukup prihatin terhadap honor guru, baik SD, SMP dan SMA yang didanai oleh dana BOS, kata Pendeta Rayaniatie kepada wartawan di kantor DPRD Gumas, Rabu (28/9/2016).

Menurut dia, penghasilan yang diterima para guru honorer dari dana BOS sangat minim, yakni antara Rp400 ribu-Rp500 ribu per bulan. Nilai tersebut sangat jauh di bawah standar upah minimum provinsi (UMP) yang mencapai Rp2,1 juta atau upah minimum regional (UMR) yang saat ini telah menembus angka Rp1,8 juta per bulan.

Dan ini perlu mendapat perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas, tegas politisi PAN itu.

Menurut Rayaniatie yang juga ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Gumas, terhadap guru honorer yang didanai oleh dana BOS. Sebaiknya diangkat oleh Pemkab Gumas melalui tenaga kontrak sesuai anggaran pemerintah daerah, melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Hal itu supaya para guru honorer bisa mendapat penghasilan layak sesuai tugas dan tanggung jawab mereka.

Guru itu perlu diperhatikan, karena generasi-generasi muda kedepan tidak lepas dari pendidikan yang masimal dari guru itu sendiri, tegasnya.

Rayaniatie menambahkan, kalangan DPRD Gumas juga terus berupaya untuk mendorong Pemkab Gumas meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten bermoto bumi habangkalan penyang karuhei tatau itu. Dengan begitu, ke depan pendidikan bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) untuk melanjutkan pembangunan.

Intinya kita sangat berharap kualitas pendidikan di Gunung Mas ini terus meningkat. Itu memerlukan peran dan dukungan kita semua, pungkasnya. (EPRA SENTOSA/N).

Berita Terbaru